Ikuti Kami
Senin, 12 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Wagub Dimyati Dorong Komunitas Catur Jadi Kawah Pembinaan Anak Muda Banten

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:11 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Ia berharap komunitas catur dapat mengambil peran dalam membimbing generasi muda agar tidak hanya menghabiskan waktu dengan gadget, tetapi memiliki aktivitas yang melatih kemampuan berpikir dan interaksi sosial.

“Pertama adalah membimbing anak-anak kita. Mendidik anak-anak kita supaya tidak main gadget,” katanya.

Bagi Dimyati, catur bukan sekadar permainan yang mempertemukan dua orang di atas papan. Di balik setiap bidak terdapat filosofi mengenai kerja sama, saling menjaga, tanggung jawab, dan kebersamaan.

Setiap bidak memiliki fungsi masing-masing. Pion, benteng, kuda, gajah, menteri hingga raja memiliki peran yang saling melengkapi dalam sebuah permainan.

“Sehingga saling jaga. Pion jaga raja, jaga menteri, jaga kuda, jaga benteng, jaga gajah. Dan sebaliknya, saling menjaga,” imbuhnya.

Filosofi tersebut, kata Dimyati, dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda, namun semuanya harus saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama.

Nilai kebersamaan tersebut juga penting dalam membangun kepemimpinan. Seorang pemimpin tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan orang-orang di sekitarnya.

Dimyati kemudian mengibaratkan anak-anak sebagai bidak catur yang masih memiliki perjalanan panjang untuk menentukan masa depan.

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:11 WIB
Artikel Selanjutnya

Andra Soni: Atlet Tak Cukup Hanya Berlatih, Harus Banyak Bertanding

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

JENI NUR AINI Menuntaskan 10K Pertama di TNI Run 2026

Minggu, 20 September 2026 | 12:27 WIB

Drama Inning Kelima, Gorgeous Patahkan Gemilang 4-3

Sabtu, 12 September 2026 | 21:04 WIB
↑ Kembali ke atas
Wagub Dimyati Dorong Komunitas Catur Jadi Kawah Pembinaan Anak Muda Banten

Bagikan artikel ini melalui