Ikuti Kami
Sabtu, 15 Agustus 2026 Versi Web

Dari Sampah Jadi Rupiah! Kades Sindangheula Turun Langsung Jemput Sampah Plastik Warga

Penulis: Yustinus Agus
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:29 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Keterlibatan langsung kepala desa dalam kegiatan pengambilan dan penimbangan sampah juga menjadi pesan bahwa persoalan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa tidak hanya mendorong masyarakat melalui imbauan, tetapi ikut hadir dalam kegiatan di lapangan.

Gerakan Bank Sampah Sindangheula diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak warga yang tertarik mengumpulkan dan memilah sampah dari rumah. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan tersebut berpotensi menjadi budaya baru dalam pengelolaan lingkungan di tingkat desa.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, pengelolaan sampah berbasis masyarakat juga membuka peluang ekonomi sederhana yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Dengan semangat “sampah menjadi rupiah”, Desa Sindangheula berupaya mengubah cara pandang masyarakat terhadap limbah. Sampah plastik tidak lagi sekadar dianggap sebagai barang buangan, melainkan dapat menjadi sumber manfaat apabila dikelola dengan benar.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan. Dari rumah, dari sampah yang dipilah, dan dari kepedulian warga, perubahan lingkungan dapat dimulai.

Penulis: Yustinus Agus
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:29 WIB
Artikel Selanjutnya

Dari Serang ke Dunia, Briket UMKM Banten Tembus Pasar Eropa dan Timur Tengah

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Dari Sampah Jadi Rupiah! Kades Sindangheula Turun Langsung Jemput Sampah Plastik Warga

Bagikan artikel ini melalui