Ikuti Kami
Senin, 27 Juli 2026 Versi Web

25 Tahun Menanti, Masyarakat Mekarsari Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Bang Andra

Penulis: Kusna  | Editor: Herfa Al Jihad
Senin, 27 Juli 2026 | 13:21 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

SERANG - Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang menyambut antusias pembangunan jembatan yang digagas Gubernur Banten Andra Soni melalui program unggulannya Pembangunan Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Penantian, cita-cita sekaligus doa masyarakat selama 25 tahun akhirnya bisa diwujudkan di era kepemimpinan Andra Soni.


Bagi masyarakat Mekarsari, pembangunan Jembatan itu tidak hanya sebatas peningkatan kualitas jembatan, tapi jauh dari itu ada harapan sekaligus asa masyarakat yang harus tetap dijaga guna tercipta generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi.


Tokoh masyarakat Desa Mekarsari Gulamudin (52 tahun) mengatakan, Jembatan itu mempunyai peranan yang sangat vital karena merupakan satu-satunya akses penghubung masyarakat Kabupaten Serang dengan Kabupaten Tangerang.


Sejak dibangun secara swadaya 25 tahun lalu, jembatan ‘Piano’ itu saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya dari pertama kali dibangun sampai beberapa kali berganti kepemimpinan, jembatan ‘Piano’ itu tidak kunjung diperbaiki, meskipun selalu dikunjungi dan dijanjikan.


"Sampai ada janji dari Pak Gubernur untuk memperbaiki pun masyarakat di sini sudah apatis. Sudah cuek aja karena terlalu sering dijanjikan. Tapi ternyata tidak. Setelah dijanjikan, ditinjau kemudian tidak lama lagi langsung diperbaiki. Ini sungguh luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Andra Soni," katanya.


Bagi Gulamudin, pembangunan jembatan itu bukan hanya sekedar pembangunan fisik yang menghubungkan aktivitas masyarakat di dua daerah. Akan tetapi lebih dari itu, ada ribuan anak-anak sekolah, ratusan petani, pegawai serta pedagang yang menggunakan jembatan ini sebagai akses utama aktivitas mereka.


Setiap hari, terutama pagi dan sore, ratusan anak-anak sekolah, guru, petani, karyawan dan pedagang saling bergantian melewati jembatan itu, seakan mereka tidak menghiraukan kondisinya yang sudah rapuh dan sangat mengkhawatirkan. 
"Jembatan yang lama itu sudah banyak memakan korban. Motor juga ada yang jatuh, kalau mobil seringnya nyangkut. Apalagi pas musim hujan," pungkasnya.


Dengan lebar sekitar 2,5 meter dan bentangan 55 meter, Jembatan Piano itu masih digunakan oleh masyarakat. 25 tahun lalu jembatan itu dibangun atas swadaya masyarakat sekitar sebagai akses alternatif yang dapat memangkas waktu perjalanan baik yang akan ke Serang maupun ke Tangerang.

Penulis: Kusna  | Editor: Herfa Al Jihad
Senin, 27 Juli 2026 | 13:21 WIB
Artikel Selanjutnya

Peringati Hari Anak Nasional, Gubernur Andra Soni Ajak Semua Pihak Wujudkan Banten Ramah Anak

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
25 Tahun Menanti, Masyarakat Mekarsari Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Bang Andra

Bagikan artikel ini melalui