Ikuti Kami
Selasa, 6 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten dari Pengguna Siaran Pers

Produk Warga Binaan Lapas Bandanaira Laris Manis di Bazar UMKM Pemasyarakatan Maluku

Jumat, 10 April 2026 | 20:48 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Ambon, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira sukses membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandiriannya dalam Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Jumat (10/4).

Acara ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku sebagai rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang dipusatkan di pelataran Lapas Kelas IIA Ambon. 
‎
‎Dalam ajang tersebut, Lapas Bandanaira memamerkan berbagai produk khas Banda hasil kreativitas Warga Binaan kepada masyarakat, diantaranya sirup pala Banda, sambal motraeng, manisan pala, kayu manis, ikan garam, ikan asin, halua kenari, dan keripik singkong.

Seluruh produk tersebut ludes terjual, menunjukkan kualitas produk Warga Binaan mampu bersaing dan diminati oleh masyarakat luas.
‎
‎Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengungkapkan bazar ini menjadi panggung bagi Warga Binaan untuk menunjukkan hasil dari proses pembinaan kemandirian yang telah mereka jalani di Lapas sekaligus ajang promosi agar makin dikenal dan memiliki nilai ekonomi. 
‎
‎"Kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa melalui pembinaan yang tepat, Warga Binaan mampu bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki keterampilan ekonomi. Dukungan masyarakat dengan membeli produk ini sangat berarti bagi proses reintegrasi mereka," ujarnya. 
‎
‎Samad juga menegaskan, produk hasil Warga Binaan ini bukan sekedar barang biasa.  lebih dari itu, setiap item merupakan buah kreativitas, ketekunan, dan kerja keras yang layak mendapat apresiasi serta peluang pasar yang lebih luas.

Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat. 
‎
‎Sebelumnya, Bazar UMKM tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro.

Dalam sambutan, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi atas hasil karya Warga Binaan yang telah melalui proses pembinaan dengan baik.
‎
‎"Bazar ini menjadi bukti bahwa Warga Binaan memiliki potensi besar untuk berkarya dan berkontribusi secara positif," ujarnya. 
‎
‎Partisipasi Lapas Bandanaira dalam ajang ini sejalan dengan implementasi program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong pemasaran produk Warga Binaan melalui sektor UMKM.

Melalui momentum ini, Lapas Bandanaira optimis produk Warga Binaan makin dikenal dan diminati masyarakat, sekaligus menjadi bukti Warga Binaan mampu menghasilkan karya bernilai dan berdaya saing. (Humas/LT) 

Jumat, 10 April 2026 | 20:48 WIB
Tentang Siaran Pers

Artikel ini merupakan kiriman dari akun lembaga yang identitas pengelolanya telah diverifikasi oleh Distrik Banten News. Isi kiriman merupakan tanggung jawab pengelola akun dan telah melalui proses moderasi sesuai kebijakan platform.

Artikel Selanjutnya

Bazar UMKM Warga Binaan Maluku Digelar : Tingkatkan Produktivitas, Kemandirian, dan Daya Saing Ekonomi Nyata Pemasyarakatan Maluku

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB
↑ Kembali ke atas
Produk Warga Binaan Lapas Bandanaira Laris Manis di Bazar UMKM Pemasyarakatan Maluku

Bagikan artikel ini melalui