Ikuti Kami
Minggu, 4 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Pemprov Banten Lanjutkan Revitalisasi Situs Kesultanan, Wamen Sosial Dorong Jadi Agenda Nasional

Penulis: Ahmadi
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:38 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, turut hadir dan memberikan apresiasi. Ia mendorong agar Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin dikembangkan menjadi salah satu agenda nasional.

Hal ini dinilai penting untuk menarik wisatawan dari luar Banten agar berkunjung ke kawasan situs kesultanan.

"Sultan Maulana Hasanuddin adalah jejak sejarah yang harus kita uri-uri (jaga) dan ambil hikmahnya,” kata Agus Jabo.

Ia menambahkan, Sultan Maulana Hasanuddin telah meletakkan tiga pilar utama dalam tata kelola kemasyarakatan. Pilar-pilar ini menjadi konsep berbangsa dan bernegara.

"Tiga pilar ini adalah politik yang disimbolkan dengan Istana Surosowan, spiritual melalui Masjid Agung, dan perekonomian melalui Pelabuhan Karangantu. Konsep ini kemudian diterapkan pada berbagai kerajaan dan kota di tanah Jawa,” jelas Agus Jabo. Menurut Agus, momentum haul ini harus menjadi titik balik untuk membangkitkan kembali kearifan lokal dan keluhuran budi pekerti para leluhur.

"Tujuannya agar bangsa kita memiliki jati diri yang kuat, menjadi bangsa yang besar, dan bangsa yang hebat,” pungkas Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono.

***

Penulis: Ahmadi
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:38 WIB
Sumber: Rilis
Artikel Selanjutnya

Kepala Lapas Tahuna Motivasi Warga Binaan Aktif Produksi Alat Musik Keroncong

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

TBM MaBaR: Kecil Tempatnya, Besar Gerakan Literasinya

Selasa, 15 September 2026 | 13:59 WIB

Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB
↑ Kembali ke atas
Pemprov Banten Lanjutkan Revitalisasi Situs Kesultanan, Wamen Sosial Dorong Jadi Agenda Nasional

Bagikan artikel ini melalui