Ia mulai menghindari acara publik. Ia juga mengurangi aktivitas di luar rumah. Kondisi ini membuatnya semakin menjauh dari sorotan.
Keoghan bahkan sempat mempertimbangkan untuk meninggalkan dunia akting. Ia merasa tekanan yang datang terlalu berat untuk dihadapi sendirian.
Padahal, kariernya sedang berada di fase penting. Ia sedang terlibat dalam beberapa proyek besar industri film.
Sebagai figur publik, Keoghan menyadari bahwa kritik adalah hal yang biasa. Namun, ia menegaskan bahwa serangan personal tidak bisa dibenarkan.
Ia menilai banyak orang melewati batas saat berkomentar di ruang digital.
Selain dirinya, Keoghan juga memikirkan dampak jangka panjang bagi keluarganya. Ia mengaku khawatir terhadap anaknya, Brando, yang kini berusia tiga tahun.
Ia takut suatu hari anaknya membaca komentar negatif tersebut. Kekhawatiran ini membuat beban emosionalnya semakin berat.
Ia tidak ingin anaknya tumbuh dengan bayangan kebencian publik terhadap dirinya. Ia berharap dapat melindungi keluarganya dari dampak buruk dunia digital. Namun, ia menyadari hal itu tidak mudah dilakukan.