Sambut Nyepi, Ribuan Umat Hindu Ikuti Tawur Agung Kesanga Nasional di Candi Prambanan
Dalam kesempatan itu, Dwija juga membahas pentingnya menjaga lingkungan di tengah krisis global. Ia mengajak umat untuk peduli terhadap unsur kehidupan seperti air, udara, dan energi alam.
"Mari kita jaga agar alam tetap memberi kehidupan yang sehat bagi generasi mendatang,” kata Dwija.
Ia juga menyinggung kedekatan momen Nyepi dan Idul Fitri sebagai simbol kuat toleransi.
"Ini bukti bahwa kerukunan di Indonesia harus terus dirawat,” tambah I Nengah Dwija. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, Wisnu Bawa Tenaya, menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam kehidupan berbangsa.
Rangkaian acara Tawur Agung Kesanga ditutup dengan pawai ogoh-ogoh. Pawai ini menjadi simbol pembersihan energi negatif.
Candi Prambanan, tempat acara berlangsung, tidak hanya diakui sebagai warisan dunia. Namun juga menjadi pusat spiritual yang hidup dan penuh makna.
"Mari kita istirahatkan bumi sejenak melalui Nyepi, agar alam dan batin kembali jernih,” pungkas Wisnu Bawa Tenaya.
***