Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Mudik Gratis, Layani Lebih 2.000 Pemudik
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, menjelaskan pelaksanaan mudik gratis tahun ini mengalami penyesuaian. Pendaftaran dilakukan melalui sistem online yang dilengkapi barcode sebagai tanda bukti keberangkatan.
"Tahun ini merupakan penyesuaian bagi masyarakat karena pendaftaran dilakukan secara online, dan tanda bukti untuk naik bus menggunakan barcode," jelas Heri. Meski demikian, Heri memastikan di setiap bus terdapat petugas.
Petugas ini siap membantu masyarakat. Heri juga mengingatkan para pemudik untuk memperhatikan titik turun.
Mereka juga diminta menjaga barang bawaan selama perjalanan.
"Kami mengingatkan pemudik untuk tetap mengonfirmasi kepada sopir dan kondektur terkait lokasi turun agar tidak terlewat hingga pemberhentian terakhir," tutur Heri.
"Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga barang bawaannya masing-masing agar tidak tertinggal," tambahnya. Salah satu peserta mudik, Wulandari, warga Kelurahan Rawa Arum, akan menuju Blitar, Jawa Timur.
Ia menilai sistem pendaftaran online lebih praktis dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pendaftaran melalui aplikasi secara online lebih efisien dan praktis dibanding offline tahun sebelumnya, serta menghindari antrean panjang seperti tahun kemarin," ungkap Wulandari.