Selasa, 6 Oktober 2026

877 Ribu Pasien TBC di Indonesia, 37,5 Persen Tak Tuntaskan Pengobatan

BAGIKAN:
877 Ribu Pasien TBC di Indonesia, 37,5 Persen Tak Tuntaskan...
0
877 Ribu Pasien TBC di Indonesia, 37,5 Persen Tak Tuntaskan Pengobatan
Seorang petugas kesehatan sedang memberikan obat kepada pasien TBC di sebuah fasilitas kesehatan, Jakarta. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 877.531 penduduk Indonesia menderita TBC Paru. Angka ini didapatkan dari riwayat diagnosis dokter berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023.

Namun, 37,5 persen dari pasien TBC paru tersebut tidak menuntaskan pengobatan selama enam bulan penuh. Kondisi ini berarti sekitar 329 ribu orang berpotensi menjadi sumber penularan baru di masyarakat.

Selain itu, pasien yang tidak menuntaskan pengobatan juga berisiko tinggi mengembangkan kuman TBC yang resisten terhadap obat. Ada beberapa alasan utama mengapa pasien tidak menyelesaikan pengobatan mereka.

Sebanyak 34,3 persen pasien melaporkan bahwa obat tidak tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan. Sementara itu, 32,4 persen pasien merasa sudah sehat, meskipun belum menuntaskan pengobatan dan belum dinyatakan sembuh oleh dokter.

Alasan lain yang juga disebutkan adalah rasa malas dan lupa minum obat secara teratur. Situasi ini diperparah karena empat dari sepuluh penderita TBC tidak memiliki Pengawas Menelan Obat .

Padahal, keberadaan PMO merupakan salah satu kunci penting dalam keberhasilan pengobatan TBC. Tanpa pengawasan yang memadai, risiko resistensi obat menjadi ancaman nyata bagi pasien dan orang-orang di sekitarnya.

"Jika Anda atau orang terdekat sedang menjalani pengobatan TBC, jangan berhenti sebelum enam bulan selesai," ujar Ken Tsania Indiradjati, Mahasiswa Magang di BKPK Kemenkes dari Poltekkes Kemenkes Jakarta 3.

"Banyak pasien berhenti minum obat karena merasa sudah sehat, padahal bakteri TBC masih diam-diam bersembunyi di dalam tubuh. Jangan sampai menjadi bagian dari 37,5 persen pasien yang tidak tuntas berobat," tambahnya.

Ken Tsania Indiradjati juga menekankan pentingnya dukungan dari lingkungan sekitar.

"Mulai dari hal sederhana seperti menjadwalkan alarm pengingat minum obat setiap hari. Untuk keluarga di rumah, berikan dukungan dan motivasi agar pasien sembuh dan menuntaskan pengobatan."

"PMO juga harus memastikan obat tertelan oleh pasien dan selalu memantau perkembangan pasien. TBC bisa dikalahkan, namun hanya dengan disiplin serta dukungan dari orang-orang sekitar," pungkas Ken Tsania Indiradjati.

***

Lapas Arga Makmur Edukasi Warga Binaan Cegah Demam Berdarah
Artikel Selanjutnya

Lapas Arga Makmur Edukasi Warga Binaan Cegah Demam Berdarah

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Maret 2026, 14:10 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tembus 7 Juta Peserta, CKG Banten Duduki Peringkat Kedua Nasional

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 20:54 WIB

MEET YOURSELF: Ketika Ruang Kecil Menjadi Tempat untuk Kembali Mengenal Diri

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB