DISTRIKBANTENNEWS.COM, Medan - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera telah menyalurkan bantuan perbaikan rumah senilai total Rp528,76 miliar. Bantuan ini diberikan kepada 25.076 unit rumah yang mengalami rusak ringan dan sedang di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Penyaluran bantuan stimulan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana. Data Satgas PRR mencatat penyaluran ini hingga pada Rabu (11/3/2026) lalu.
Di Provinsi Aceh, bantuan menjangkau 12.856 unit rumah rusak ringan dan 9.065 unit rumah rusak sedang. Total nilai bantuan yang disalurkan di Aceh mencapai Rp464,79 miliar.
Sementara itu, di Sumatera Utara, bantuan diberikan kepada 1.234 rumah rusak ringan dan 735 rumah rusak sedang. Nilai bantuan untuk Sumatera Utara tercatat sebesar Rp40,56 miliar.
Adapun di Sumatera Barat, sebanyak 811 rumah rusak ringan dan 375 rumah rusak sedang menerima bantuan. Total nilai bantuan di provinsi ini mencapai Rp23,41 miliar.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menjelaskan bahwa bantuan disalurkan langsung kepada pemilik rumah. Dana stimulan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperbaiki rumah secara mandiri.
Penyintas yang rumahnya mengalami kerusakan ringan memperoleh bantuan sebesar Rp15 juta. Sedangkan untuk rumah rusak sedang, mereka menerima bantuan sebesar Rp30 juta.
"Sedangkan untuk rumah yang rusak berat atau hilang disiapkan hunian sementara. Warga juga bisa tinggal di rumah keluarga atau menyewa tempat tinggal dan diberikan bantuan dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan," tutup Muhammad Tito Karnavian.
***