Ikuti Kami
Sabtu, 4 Juli 2026 Versi Web

DPUPR Kota Tangerang Fokus Tangani Banjir di Periuk, Puluhan Pompa Dikerahkan

Penulis: Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:42 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Tangerang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang terus melakukan penanganan intensif terhadap banjir. Fokus penanganan saat ini berada di Kecamatan Periuk yang masih tergenang pada Selasa (10/3/2026).

Sebagian besar wilayah lain di Kota Tangerang dilaporkan sudah berangsur surut. Banjir yang terjadi sejak akhir pekan lalu disebabkan curah hujan tinggi.

Kepala DPUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan kondisi ini membuat badan air penerima seperti Kali Cirarab tidak mampu menampung debit air yang masuk.

"Alhamdulillah untuk wilayah timur sejak kemarin sudah surut. Semua pompa dan sistem operasional kita jalankan," ujar Taufik Syahzaeni.

Ia menambahkan, saat ini penanganan tinggal difokuskan di kawasan Periuk, sementara wilayah lainnya sudah surut dan naik proses pemulihan. Pada puncak banjir sebelumnya, ketinggian air di sejumlah titik bahkan mencapai 4 meter dan masuk hingga lantai dua rumah warga.

Kondisi genangan saat ini sudah berangsur turun hingga berada di bawah tanggul, dengan ketinggian sekitar 1,5 hingga 2 meter. Dalam proses penanganan banjir, DPUPR mengoperasikan puluhan pompa air di berbagai titik.

Di kawasan Total Periuk, misalnya, terdapat sekitar 20 pompa yang bekerja untuk mempercepat penyedotan air.

"Sementara di Perumahan Garden City terdapat sekitar delapan pompa, serta enam pompa di kawasan Situ Bulakan," jelas Taufik. Ia menyebut, semua pompa ini saat ini dikerahkan untuk memaksimalkan proses pengeringan.

Sebagian pompa sebelumnya sempat tidak bisa dioperasikan karena terendam banjir. Namun, pada hari ini sudah dilakukan perbaikan dan sebagian besar telah kembali beroperasi.

DPUPR memperkirakan genangan di beberapa kawasan akan surut secara bertahap. Total Persada diperkirakan dapat surut lebih cepat, disusul Garden City.

"Periuk Damai biasanya menjadi wilayah terakhir yang surut karena posisi topografinya yang paling rendah," tutup Taufik Syahzaeni.

***

Penulis: Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:42 WIB
Artikel Selanjutnya

Komisi II Soroti Longsor TPST Bantar Gebang, Minta DKI dan Bekasi Tanggung Jawab Bersama

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
DPUPR Kota Tangerang Fokus Tangani Banjir di Periuk, Puluhan Pompa Dikerahkan

Bagikan artikel ini melalui