DISTRIKBANTENNEWS.COM, Lampung - Nama pengusaha Muhammad Suryo menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Ia disorot setelah insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan motor besar di Temon, Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Banyak warganet kemudian mencari tahu lebih jauh tentang sosok di balik nama Muhammad Suryo. Ia dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO Surya Group Holding Company.
Surya Group Holding Company merupakan perusahaan yang menaungi berbagai lini bisnis strategis. Muhammad Suryo sendiri lahir di Lampung pada 27 Maret 1984.
Ia menempuh pendidikan sarjana di Yogyakarta. Kota ini kemudian menjadi pusat pengembangan berbagai usahanya.
Perjalanan bisnis Suryo tidaklah instan sebelum ia dikenal sebagai pemilik pabrik rokok HS. Ia sempat menekuni berbagai jenis usaha.
Usaha yang pernah dijalani mulai dari bisnis air isi ulang, konstruksi, hingga sektor properti.
"Semua usaha yang dijalani menjadi proses belajar bagi saya untuk memahami dunia bisnis," ujar Muhammad Suryo dalam salah satu kesempatan.
Suryo juga pernah merambah sektor energi seperti minyak dan gas. Setelah itu, ia membangun jaringan bisnis yang lebih luas.
Pada tahun 2018, Suryo mendirikan Surya Group Holding Company. Kantornya berlokasi di Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Di bawah holding tersebut, berdiri sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, energi, pertambangan, hingga manufaktur. Nama Surya Group semakin dikenal dalam dua tahun terakhir.
Ini terjadi setelah perusahaan meluncurkan merek rokok HS pada Juli 2024. Produk rokok tersebut diproduksi di pabrik yang berlokasi di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
***