Ikuti Kami
Senin, 5 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Kemenag dan Pemprov DKI Bahas Percepatan Pengalihan Aset Lahan KUA

Penulis: Redaksi
Jumat, 6 Maret 2026 | 16:15 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung - WILISPOST.COM, Jakarta — Kementerian Agama bersama Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta membahas percepatan pengalihan aset lahan Kantor Urusan Agama guna mendukung program revitalisasi layanan keagamaan di ibu kota. Pembahasan ini mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii dengan Gubernur Daerah Khusus Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, pada Jumat (6/3/2026).

Pertemuan tersebut memfokuskan pada sinkronisasi status kepemilikan lahan KUA yang saat ini sebagian besar masih tercatat sebagai aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hadir pula dalam pertemuan itu Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad, Staf Khusus Menteri Agama Nona Gayatri Nasution, Tenaga Ahli Menteri Agama Junisab Akbar, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam M. Arskal Salim, Direktur Bina KUA Ahmad Zayadi, serta Kepala Kantor Wilayah Kemenag DKI Jakarta Adib.

Muhammad Syafii menjelaskan, saat ini terdapat 44 KUA di wilayah Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 39 gedung dinilai perlu direvitalisasi karena kondisi bangunannya belum mencerminkan standar perkantoran pemerintahan di ibu kota.

“Dari 44 KUA yang ada, baru lima yang representatif karena dibangun melalui skema Surat Berharga Syariah Negara . Sisanya, 39 KUA masih memerlukan pembaruan agar lebih sesuai dengan wajah pelayanan publik di Jakarta,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses revitalisasi belum dapat dilaksanakan karena sebagian besar lahan tempat berdirinya KUA masih berstatus milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Padahal, pembangunan gedung melalui skema SBSN mensyaratkan bahwa lahan tersebut harus tercatat sebagai aset milik Kementerian Agama.

Menurut Syafii, peningkatan infrastruktur KUA menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah baru pelayanan keagamaan yang lebih modern dan representatif. Jakarta, sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional, dinilai perlu menjadi barometer kualitas layanan keagamaan bagi daerah lain.

Kementerian Agama pun mengusulkan agar sebagian lahan KUA dialihkan kepemilikannya melalui mekanisme hibah dari Pemprov DKI Jakarta. Dalam tahap awal, Kemenag mengajukan 10 lokasi KUA prioritas untuk dialihkan kepemilikannya agar dapat dibangun menggunakan skema SBSN pada 2027.

“Kami memohon dukungan Pemprov agar proses hibah atau pengalihan aset dapat dipercepat sehingga pembangunan gedung KUA modern dapat segera dilakukan untuk melayani masyarakat Jakarta,” kata Syafii.

Penulis: Redaksi
Jumat, 6 Maret 2026 | 16:15 WIB
Artikel Selanjutnya

Warga Binaan dan Petugas Lapas Pemuda Madiun Ikuti Sholat Jumat Khusyuk

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

TBM MaBaR: Kecil Tempatnya, Besar Gerakan Literasinya

Selasa, 15 September 2026 | 13:59 WIB

Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB
↑ Kembali ke atas
Kemenag dan Pemprov DKI Bahas Percepatan Pengalihan Aset Lahan KUA

Bagikan artikel ini melalui