Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga untuk memperbaiki etos kerja. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menjadikan bulan suci ini sebagai momentum membangun aparatur yang lebih berintegritas dan berdedikasi dalam melayani warga.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, saat membuka Pengajian Pegawai di Masjid Raya Al-A’zhom, Kamis (19/02/2026).
Menurutnya, Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah personal, melainkan kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
“Ramadan adalah madrasah pembinaan karakter. Jika puasanya benar, maka kejujuran meningkat, kedisiplinan terjaga, dan tanggung jawab kita dalam melayani masyarakat semakin kuat,” ujar Herman.
Sebagai bentuk konkret, Pemkot Tangerang menyelenggarakan pengajian rutin setiap hari kerja selama Ramadan, menggantikan apel pagi. Kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh pegawai sebagai upaya membangun kesadaran spiritual kolektif sebelum memulai aktivitas pelayanan.
Ia menegaskan, penguatan nilai religius tidak boleh mengurangi kualitas layanan publik. Justru, menurutnya, ASN harus mampu menunjukkan bahwa peningkatan spiritualitas berjalan seiring dengan peningkatan profesionalitas.
“Kinerja yang baik lahir dari hati yang bersih dan niat yang lurus. Kita ingin Ramadan ini menjadi energi moral untuk menghadirkan pelayanan yang semakin prima,” tegasnya.
Sementara itu, dalam tausyiah perdananya, K.H. A. Bahrul Hikam, mengajak para pegawai untuk meluruskan niat dalam berpuasa serta menjaga konsistensi dalam beribadah. Ia mengingatkan bahwa amalan yang istikomah, meski sederhana, memiliki nilai besar di sisi Allah.
“Jangan hanya semangat di awal Ramadan. Yang terpenting adalah niat yang lurus dan amalan yang terus dijaga, walaupun kecil. Karena amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara konsisten,” pesannya. ***










