Kota Tangerang

20 Ton Eco Enzyme Dituangkan ke Sungai Cisadane, Upaya Pulihkan Kualitas Air

Upaya pemulihan Sungai Cisadane terus dilakukan menyusul peristiwa pencemaran pestisida. Sebelumnya BPBD Kota Tangerang bersama sejumlah relawan telah melarutkan 1.500 liter cairan eco enzyme. Kini, giliran komunitas Banksasuci Foundation menurunkan 20 ton Eco Enzyme di wilayah perbatasan Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

Ketua Banksasuci Ade Yunus menyampaikan, Eco Enzyme tersebut berasal dari proses fermentasi limbah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sisa sayuran yang dicampur gula merah atau molase serta air, lalu didiamkan hingga satu tahun.

“Cairannya berwarna cokelat dengan aroma asam manis. Fungsinya untuk membantu membersihkan sisa-sisa pestisida sekaligus memperbaiki kejernihan air,” ujar Ade, Senin (16/2/26).

Menurutnya, pelarutan Eco Enzyme ini merupakan bentuk ikhtiar awal dalam mengatasi dampak pencemaran yang terjadi di Sungai Cisadane.

“Ini adalah langkah awal kami untuk membantu menormalkan kembali kondisi air Sungai Cisadane setelah tercemar pestisida,” katanya.

Selain itu, Banksasuci juga telah melakukan sejumlah upaya lain, mulai dari advokasi publik melalui media dan aksi simpatik, pengambilan sampel air untuk diuji di laboratorium, hingga penebaran sekitar lima ton ikan sebagai penanda awal pemulihan ekosistem.

“Upaya-upaya tersebut kami lakukan agar Cisadane bisa kembali pulih,” tutup Ade. ***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *