KOTA SERANG – Masjid Assa’adah yang telah berdiri sejak 1933 kini tampil lebih kokoh dan hidup. Renovasi masjid bersejarah itu menjadi bukti nyata kekompakan dan semangat gotong royong warga Kelurahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Hal tersebut mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Banten Andra Soni saat meresmikan renovasi Masjid Assa’adah, Sabtu (31/1/2026) malam.
Dalam sambutannya, Andra Soni mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan membangun masjid peninggalan para sesepuh.
“Alhamdulillah, malam ini saya bersama Forkopimcam Walantaka menghadiri peresmian renovasi Masjid Assa’adah. Ini menandakan betapa kompaknya warga. Masjid tua yang didirikan oleh para sesepuh, hari ini direnovasi oleh anak-anak mudanya dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” ungkap Andra Soni.
Ia menuturkan, proses renovasi masjid telah berjalan dengan sangat baik meski masih menyisakan beberapa pekerjaan lanjutan.
“Mudah-mudahan semua diberikan rezeki dan kelancaran sehingga niat baik warga dapat tercapai dengan sempurna,” katanya.
Lebih jauh, Andra Soni menekankan bahwa peresmian ini bukan sekadar penanda selesainya pembangunan fisik, tetapi juga momentum untuk menghidupkan peran masjid di tengah masyarakat.
“Masjid bukan sekadar bangunan fisik, tetapi tempat penguatan hubungan kita kepada Allah SWT sekaligus sarana membangun hubungan sosial antar sesama manusia,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam menjadikan iman dan takwa sebagai landasan utama pembangunan di berbagai sektor. Salah satunya melalui pembinaan generasi muda yang berpusat di masjid.
“Contohnya pembinaan pada remaja masjid. Saya melihat remaja masjid ini luar biasa dan ini menandakan pembinaan generasi muda di sini berjalan,” ucapnya.
Menurut Andra, pembinaan tersebut harus dilakukan secara maksimal agar melahirkan generasi yang kreatif, produktif, dan memiliki daya saing.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Remaja Islam Masjid Assa’adah, Wahyudin, menyampaikan bahwa renovasi masjid telah berlangsung selama 7 bulan dengan capaian sekitar 80 persen dari rencana.
“Alhamdulillah, semoga kita semua mendapatkan keberkahan,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Penasihat Remaja Masjid Assa’adah, Saipulloh Jueng, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan pembangunan masjid tersebut.
“Terima kasih kepada panitia dan warga yang telah menginisiasi ini. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Isra Mi’raj. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT,” pungkasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, dalam acara tersebut Gubernur Andra Soni menyerahkan bantuan sebesar Rp50.000.000, ditambah bantuan UPZ Baznas Provinsi Banten sebesar Rp10.000.000, untuk membantu kelanjutan renovasi Masjid Assa’adah di Kecamatan Walantaka.***










