KOTA TANGERANG – Memasuki hari keenam pascabanjir yang terjadi pada Kamis (22/1) lalu, kondisi di hampir seluruh wilayah Kota Tangerang kini terpantau telah surut. Meski genangan air menghilang, pekerjaan belum usai. Petugas gabungan bersama warga bergerak gotong royong membersihkan lingkungan terdampak banjir, Rabu (28/1/26).
Salah satu aksi nyata terlihat dari jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Linmas Kota Tangerang yang turun langsung membantu warga membersihkan rumah dari sisa material banjir. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan lingkungan sekaligus mengembalikan aktivitas warga agar kembali normal.
Kegiatan pembersihan salah satunya difokuskan di Perumahan Mutiara Pluit RT 01 RW 13, Kecamatan Periuk. Di lokasi tersebut, petugas dan warga bahu-membahu membersihkan lumpur dan sampah yang sempat mengendap di dalam rumah.
”Personel Satpol PP dan Linmas bersama warga setempat bergotong royong membersihkan lumpur, sampah, serta sisa material banjir yang masuk ke rumah-rumah warga,” papar Agapito De Araujo, Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang.
Agapito menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat pascabanjir untuk meringankan beban masyarakat terdampak. Menurutnya, peran Satpol PP dan Linmas tidak hanya sebatas menjaga ketertiban umum, tetapi juga hadir dalam aksi sosial dan kemanusiaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu warga agar lingkungan tempat tinggal kembali bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” katanya,
Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat tidak berhenti saat bencana berlangsung, namun berlanjut hingga fase pemulihan.
”Menghadapi banjir bukan sekadar hadir saat bencana terjadi, namun pasca bencana bagaimana pemulihan dapat dipercepat,” tutup Agapito.***










