Kabupaten Serang, Banten – Banjir melanda beberapa desa di Kabupaten Serang, termasuk Kp. Cibeureum RT 004/002, Desa Cikande. Warga setempat menyayangkan belum adanya bantuan dari pihak terkait, seperti perahu dan lainnya.
Masyarakat bergotong royong membuat perahu dengan alat seadanya untuk jalur alternatif penyebrangan. Irpan, salah satu warga, memohon adanya bantuan dari pihak terkait untuk membantu masyarakat.
“Saya memohon adanya pihak-pihak terkait yang bisa membantu masyarakat,” ucap Irpan kepada wartawan pada Jum’at (23/1/26).
Beberapa warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena air terus naik. Mereka membawa barang-barang penting dan meninggalkan rumah mereka yang terendam air.
Warga Kp. Cibeureum berharap bantuan dari pemerintah dapat segera tiba. Mereka membutuhkan perahu untuk evakuasi dan bantuan makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, Jaenudin, Satgas BPBD Banten, mengatakan bahwa pihaknya kurang personil.
“Saya sedang di Parakan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang yang terdampak. Dan sudah saya hubungi pimpinan, meminta beberapa beberapa personil untuk kelokasi dan minta perahu,” ucapnya.
Banjir di Kabupaten Serang ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Sungai Cidurian Cikande yang meluap membuat beberapa desa terendam air.
Jaenudin menambahkan bahwa pihaknya untuk mempercepat proses evakuasi warga.
“Kami akan terus berupaya untuk membantu warga yang terdampak banjir,” katanya.
Banjir ini juga berdampak pada kegiatan ekonomi dan pendidikan. Beberapa karyawan tidak bisa masuk kerja karena akses jalan yang terputus, dan beberapa sekolah juga terpaksa diliburkan karena akses yang sulit.










