Kabupaten TangerangPemerintahan

Resmikan KDMP Cisoka, Bupati Maesyal Rasyid: Ekonomi Harus Dimulai dari Bawah

TANGERANG — Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tangerang terus dipercepat. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Kecamatan Cisoka yang dipusatkan di KDMP Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, Kamis (22/1/26).

Peresmian tersebut menjadi penanda dimulainya peran aktif koperasi sebagai ujung tombak penggerak ekonomi masyarakat desa. Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa koperasi memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian lokal. Karena itu, koperasi harus dibangun dan diperkuat sejak awal sebagai fondasi pembangunan ekonomi kerakyatan.

“Sesuai dengan asas yang disampaikan Bapak Presiden Republik Indonesia, Pak Prabowo Subianto, pembangunan ekonomi itu harus dimulai dari bawah. Koperasi ini didirikan untuk menarik anggota sebanyak-banyaknya, sehingga timbal baliknya adalah kesejahteraan anggota dan masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, KDMP Desa Selapajang telah menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, minyak goreng, hingga gas elpiji, dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kehadiran koperasi ini menjadi bukti nyata bahwa koperasi mampu hadir langsung untuk menjawab kebutuhan warga.

“Ini membuktikan koperasi bisa hadir untuk kepentingan masyarakat. Saya minta warga juga ikut membesarkan koperasi ini, belanjanya di sini. Dengan begitu, kontribusinya akan kembali ke masyarakat dan kesejahteraan bisa meningkat secara bertahap,” ujarnya.

Selain harga yang lebih terjangkau, keberadaan KDMP juga diharapkan mempermudah akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus bepergian jauh ke luar desa.

“Dengan koperasi ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk berbelanja. InsyaAllah koperasi ini akan terus berkembang,” tambahnya.

Terkait pengembangan KDMP, Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa operasional koperasi di Cisoka merupakan tahap awal. Secara nasional, kata dia, telah terbentuk sekitar 81.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, namun belum seluruhnya berjalan optimal akibat berbagai kendala, terutama dukungan anggaran.

“Di Kabupaten Tangerang, kita mulai lebih dulu karena ada dukungan dana CSR dari pengembang. Ini sambil menunggu dukungan anggaran dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia menyebutkan, setiap Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Tangerang mendapatkan modal awal sebesar Rp100 juta yang bersumber dari dana CSR. Dengan total 274 desa dan kelurahan, nilai dukungan CSR untuk koperasi KDKMP mencapai sekitar Rp27,4 miliar.

“Kita percepat melalui dana CSR karena program-program Bapak Presiden sangat menyentuh langsung rakyat. Koperasi Desa Merah Putih ini salah satu instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian yang berasal dari, oleh dan untuk masyarakat sendiri,” pungkasnya.***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *