Kota Tangerang — Nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kembali mendapat sorotan di Kota Tangerang. Di tengah keberagaman suku dan budaya yang hidup berdampingan, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengajak Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Tangerang untuk terus menjadi penjaga nilai musyawarah, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Sachrudin dalam acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang IKM Tangerang Periode 2025–2030 yang digelar di Gedung MUI Kota Tangerang, Minggu (18/01/2026). Momentum ini dinilai bukan sekadar seremoni, melainkan awal peran strategis IKM dalam memperkuat harmoni sosial di Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan, nilai-nilai budaya Minangkabau memiliki keselarasan kuat dengan karakter Kota Tangerang sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi persatuan di tengah perbedaan.
“Nilai musyawarah, kebersamaan, dan kepedulian sosial merupakan modal sosial yang sangat penting untuk menjaga persatuan serta memperkuat harmoni masyarakat di tengah perbedaan,” ujar Sachrudin.
Ia menambahkan, pembangunan Kota Tangerang tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan inklusif, termasuk kontribusi aktif organisasi kemasyarakatan seperti IKM.
“Keberadaan IKM tidak hanya sebagai wadah silaturahmi masyarakat Minangkabau, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan sosial, pelestarian budaya, serta pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.
Sachrudin juga menyinggung peringatan Hari Ulang Tahun ke-33 Kota Tangerang sebagai momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas budaya. Ia berharap, IKM dapat turut ambil bagian dalam menyemarakkan HUT Kota melalui kegiatan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Saya berharap peringatan HUT ke-33 Kota Tangerang dapat diisi dengan kegiatan positif, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga kegiatan sosial dan pelestarian budaya yang memperkuat rasa kebersamaan,” tambahnya.
Lebih jauh, Sachrudin mendorong kepengurusan IKM Tangerang periode 2025–2030 untuk merancang program-program yang adaptif dengan perkembangan zaman, mulai dari penguatan ekonomi keluarga, pembinaan generasi muda, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Sachrudin menaruh harapan besar agar IKM dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
“Dengan sinergi yang kuat, saya yakin IKM dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga Kota Tangerang yang semakin aman, rukun, dan harmonis,” pungkasnya.***










