Selasa, 6 Oktober 2026

Dari Lokakarya Budaya, Bupati Tangerang Tegaskan Adat Bukan Sekadar Warisan Masa Lalu

BAGIKAN:
Dari Lokakarya Budaya, Bupati Tangerang Tegaskan Adat Bukan...
0
Dari Lokakarya Budaya, Bupati Tangerang Tegaskan Adat Bukan Sekadar Warisan Masa Lalu

KABUPATEN TANGERANG — Keberagaman adat dan seni budaya di Kabupaten Tangerang kembali mendapat perhatian serius. Bupati Tangerang Moch.

Maesyal Rasyid secara resmi membuka Lokakarya Adat Seni Budaya Warga Masyarakat Tangerang yang diselenggarakan oleh Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia (HMMI) di Aula Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Tangerang, Kecamatan Curug, Minggu (18/1/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki kekayaan adat istiadat, seni tradisi, dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan penting dalam membangun daerah yang harmonis dan berdaya saing.

“Kabupaten Tangerang memiliki keberagaman adat dan seni budaya yang sangat kaya. Ini merupakan modal sosial yang besar untuk membangun daerah yang harmonis, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menekankan, adat dan seni budaya tidak boleh dipandang hanya sebagai peninggalan masa lalu. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak kehilangan jati diri.

“Adat dan seni budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi warisan luhur yang mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, toleransi, dan saling menghormati. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan kepada generasi muda agar mereka tidak kehilangan jati dirinya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung pengembangan dan pelestarian seni budaya serta berbagai kearifan lokal melalui program dan kolaborasi lintas sektor.

“Pemerintah daerah akan terus hadir dan mendukung pelestarian adat serta seni budaya melalui kebijakan, program, dan sinergi dengan komunitas budaya, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat,” tandasnya.

Lari di Bawah Hujan, Ratusan Peserta di Tangerang Berlari untuk Sumatra
Artikel Selanjutnya

Lari di Bawah Hujan, Ratusan Peserta di Tangerang Berlari untuk Sumatra

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 18 Januari 2026, 19:01 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Modus Test Drive, N-Max Dibawa Kabur

Konten Redaksi Jumat, 11 September 2026 | 18:46 WIB

Upah Diduga di Bawah UMK, KSPSI Tantang Pemkab Tangerang Periksa PT Yifang

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 22:13 WIB

Keluhan Warga Cipari Direspons, Jalan Rusak Jadi Prioritas

Konten Redaksi Selasa, 8 September 2026 | 08:31 WIB

Hendra Wijaya Terpilih Pimpin PWI, Serukan Persatuan dan Profesionalisme

Konten Redaksi Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Resmikan Masjid Jami Al Ichlas, Andra Soni Titip Pesan untuk Warga Cisauk

Konten Redaksi Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Kecamatan Balaraja Ucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Konten Bersponsor Selasa, 25 Agustus 2026 | 05:09 WIB