Tangerang — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Tangerang bersiap menggelar Kejuaraan Catur Non Master Nasional memperebutkan Piala Wakil Gubernur Banten. Turnamen bergengsi ini akan digelar di GOR Tanah Tinggi Kota Tangerang pada 25 Januari 2026 dan diprediksi menjadi magnet bagi para pegiat catur dari berbagai daerah.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kejuaraan catur non master memiliki daya tarik besar dan menjadi ajang penting untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial.
“Kami akan mendukung penuh kejuaraan catur bergengsi ini bisa berjalan lancar sekaligus bisa melahirkan para atlet catur berbakat dari Kota Tangerang yang siap berprestasi baik di tingkat regional, nasional, sampai internasional,” ujar Kaonang, Kamis (15/1/25).
Berdasarkan informasi dari panitia, kejuaraan ini akan menggunakan sistem Swiss delapan babak dengan total hadiah mencapai Rp30 juta. Skema pertandingan tersebut diyakini akan menghadirkan persaingan ketat dan adu strategi tingkat tinggi antarpecatur.
Kaonang juga mengapresiasi langkah Percasi Kota Tangerang yang telah menginisiasi kejuaraan berskala nasional ini. Ia menyebut, ajang tersebut menjadi bukti keseriusan Percasi dalam membangun ekosistem olahraga catur di Kota Tangerang.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Percasi Kota Tangerang yang telah menyediakan wadah kompetisi bergengsi seperti ini. Apalagi, kami mendapatkan laporan dari panitia bahwa peserta yang sudah mendaftarkan diri ada yang dari Banten, Jakarta, sampai Sumatera,” tambahnya.
Kejuaraan ini ditargetkan diikuti sekitar 400 atlet catur dari berbagai daerah, khususnya dari Pulau Jawa dan Sumatera. Kehadiran ratusan pecatur dari luar daerah diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kompetisi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi geliat olahraga dan ekonomi lokal.
Selain itu, Dispora Kota Tangerang berharap kejuaraan catur non master nasional ini mampu mendukung penguatan konsep sport city, sportainment, dan sportourism yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Tangerang. Dengan demikian, Kota Tangerang tidak hanya dikenal sebagai tuan rumah kejuaraan, tetapi juga sebagai pusat lahirnya atlet-atlet catur berprestasi.***










