Kota SerangPemerintahan

BSI Siap Biayai Calon Pekerja Migran Indonesia Kota Serang

KOTA SERANG – Bank Syariah Indonesia (BSI) menyatakan kesiapan membiayai Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Serang yang akan bekerja ke negara tujuan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI. Kesiapan tersebut terungkap dalam kunjungan BSI Area Banten ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Senin (13/1/2026).

Hadirnya BSI semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Serang dalam memfasilitasi warganya yang ingin bekerja ke luar negeri secara prosedural dan aman. Sebelumnya, Pemkot Serang telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang sebagai lembaga pelatihan tenaga kerja, baik untuk penempatan dalam negeri maupun luar negeri.

Area Mikro dan Pawning Manager BSI Area Banten, Ardiana Awaludin, menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan Pemkot Serang untuk membiayai calon PMI melalui pendanaan KUR PMI BSI. Menurut Ardiana, program KUR PMI yang diluncurkan BSI sejak 2021 menawarkan plafon pinjaman hingga Rp100 juta per penerima dengan bunga yang sangat ringan.

“Kami sudah memiliki program KUR PMI sejak 2021. Bunganya sangat ringan, hanya 6 persen per tahun, dengan maksimal pinjaman hingga Rp100 juta,” ujar Ardiana.

Menindaklanjuti tawaran kerja sama tersebut, BSI bersama Disnakertrans Kota Serang langsung bergerak cepat dengan melakukan kunjungan ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang menyiapkan tenaga kerja ke luar negeri, salah satunya LPK Zai Japan. Langkah ini menjadi bukti keseriusan BSI dalam mendukung pembiayaan PMI asal Kota Serang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas (Latas) Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani, menyambut baik rencana kerja sama yang ditawarkan oleh BSI. Menurut Nafis, kerja sama antara BSI dan Pemkot Serang telah disepakati dan akan ditindaklanjuti secara teknis melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Disnakertrans Kota Serang.

Ia menilai kehadiran BSI sangat membantu masyarakat Kota Serang, khususnya dalam pembiayaan proses keberangkatan PMI, mulai dari pengurusan izin hingga persyaratan administrasi lainnya.

“Pembiayaan ini bisa digunakan untuk kebutuhan seperti medical check-up, paspor, visa, dan persyaratan lainnya, setelah calon PMI mengikuti pelatihan di BBPVP Serang atau LPK,” jelas Nafis.

Namun demikian, Nafis menegaskan bahwa skema pembiayaan KUR PMI dari BSI juga bersifat fleksibel dan dapat dimanfaatkan sejak tahap awal persiapan.

“Tidak menutup kemungkinan pembiayaan dilakukan sejak awal, mulai dari pelatihan bahasa, peningkatan keterampilan, hingga pemenuhan seluruh persyaratan melalui pinjaman KUR PMI dari BSI,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekdis Nakertrans Kota Serang Agus Hendrawan, hadirnya kerjasama dengan BSI dan BBPVP Serang diyakini akan memperluas kuota dan jumlah PMI Kota Serang yang akan diberangkatkan ke luar negeri. Tidak hanya itu, kata Agus, PMI akan semakin dimudahkan, karena pelatihannya akan dibiayai oleh pihak BBPVP Serang, sedangkan untuk pengurusan izin-izin akan dibiayai oleh BSI.

“Kalau dulu-dulu kan PMI Kota Serang itu full dibiayai APBD, jumlahnya pun terbatas. Melalui kerjasama dengan BBPVP Serang dan BSI, kuota keberangkatan PMI optimis akan terus bertambah,” katanya. ***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *