Kota SerangPemerintahan

Wakil Wali Kota Serang Pimpin Jumat Bersih, Bersihkan Kali Mati Keroya dari Sampah dan Eceng Gondok

Pasca banjir di Lingkungan Keroya, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, bersama jajaran Pemerintah Kota Serang melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di Wilayah Link Keroya, Kelurahan Kesunyatan, Kecamatan Kasemen, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Sosial, Diskominfo, BPBD Kota Serang, Camat Kasemen, serta para lurah se-Kecamatan Kasemen. Pembersihan juga melibatkan masyarakat setempat, relawan, serta mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Berdasarkan informasi di lapangan, aliran Kali Mati Keroya memiliki panjang kurang lebih 1 kilometer, yang terhubung hingga kawasan Keraton dan bermuara ke Sungai Cibanten. Dari total panjang tersebut, sekitar 500 meter berada di tengah permukiman warga, tepatnya di antara Perumahan Keroya Indah dan Keroya Permai.

“Panjangnya sekitar satu kilometer, dan 500 meter di antaranya berada di tengah permukiman antara Keroya Indah dan Keroya Permai. Namun saat ini kondisinya sudah tertutup,” ujar Udin salah satu warga setempat.

Hasil pantauan menunjukkan adanya sejumlah titik tumpukan sampah rumah tangga serta tanaman liar berupa eceng gondok yang menumpuk di sepanjang aliran kali. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tersumbat dan tidak berfungsi optimal. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai jalur drainase alami.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengatakan bahwa Kali Mati Keroya telah puluhan tahun tidak berfungsi sebagaimana mestinya akibat penumpukan sampah dan tumbuhan liar.

“Kali Mati Keroya ini sudah puluhan tahun tidak berfungsi. Tumpukan sampah dan eceng gondok yang menahun membuat air tidak mengalir dan akhirnya meluap ke permukiman warga,” ujar Agis.

Ia menjelaskan bahwa kondisi sungai yang tersumbat menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir di Kecamatan Kasemen, yang beberapa hari lalu merendam rumah warga hingga empat hari.

Dalam kegiatan tersebut, Nur Agis tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga turun langsung ke lapangan dan membaur bersama masyarakat serta petugas untuk membersihkan tumpukan sampah dan tanaman liar di sepanjang aliran Kali Mati Keroya. Sampah dan tanaman pengganggu diangkat secara manual dari aliran sungai, kemudian dimuat ke truk pengangkut. Sejumlah kendaraan truk tampak hilir mudik mengangkut hasil pembersihan, mencerminkan keseriusan Pemerintah Kota Serang dalam menangani salah satu titik rawan banjir di Kecamatan Kasemen.

Jumat bersih ini untuk membuka jalur dahulu, yang nantinya alat berat akan turut menormalisasi Kali mati.

“iya alat berat nanti ada, ini buat membuka jalur dulu. Nanti alat berat akan mengangkat sampah dan sedimentasinya (Normalisasi)”, ucap Agis.

Wakil Wali Kota Serang juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fungsi sungai sebagai bagian penting dari sistem drainase alami kota.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat juga harus ikut menjaga sungai, karena dampaknya kembali ke kita semua. Jangan buang sampah ke sungai, jangan menutup aliran air, dan mari kita rawat bersama agar banjir tidak terus berulang,” tegasnya. ***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *