KOTA TANGERANG – Kehadiran gedung baru Perpustakaan Daerah Kota Tangerang membawa perubahan besar dalam budaya literasi masyarakat. Sepanjang tahun 2025, perpustakaan ini mencatat lonjakan signifikan pada jumlah pengunjung, anggota baru, hingga aktivitas peminjaman buku, menjadikannya salah satu destinasi edukatif paling diminati di Kota Tangerang.
Kepala Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Engkos Zarkasy, mengungkapkan bahwa berdasarkan data kinerja, jumlah pengunjung meningkat drastis hingga 399,4 persen, dari 7.583 pengunjung pada 2024 menjadi 37.869 pengunjung pada 2025.
“Lonjakan serupa juga terjadi pada jumlah anggota baru yang meningkat 159,8 persen, dari 338 anggota pada 2024 menjadi 878 anggota baru di 2025,” jelas Engkos, Selasa (6/1/26).
Tak hanya itu, jumlah peminjam aktif juga mengalami kenaikan tajam. Engkos menyebutkan, terjadi peningkatan sebesar 183,2 persen, dari 673 peminjam aktif pada 2024 menjadi 1.906 peminjam aktif di tahun 2025. Bahkan, jumlah buku yang dipinjam melonjak hingga 625,8 persen, dari hanya 210 buku pada 2024 menjadi 1.523 buku sepanjang 2025.
“Dengan desain interior yang estetis dan ramah pengunjung, Perpustakaan Kota Tangerang kini menjadi destinasi edukatif yang menyenangkan sekaligus inklusif,” kata Engkos.
Ia menambahkan, perpustakaan ini kini buka setiap hari dengan jam operasional Senin–Jumat pukul 08.00–15.30 WIB, serta Sabtu–Minggu pukul 08.00–12.00 WIB.
“Perpustakaan ini buka setiap hari dengan jam operasional Senin–Jumat pukul 08.00–15.30 WIB, serta Sabtu–Minggu pukul 08.00–12.00 WIB,” tambahnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sendiri telah resmi membuka gedung baru Perpustakaan Daerah Kota Tangerang sebagai fasilitas modern yang dirancang menjadi pusat literasi, kreativitas, dan inovasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Lokasinya pun strategis, berada di jantung Kota Tangerang, tepat di samping Alun-Alun Kota Tangerang.
Gedung perpustakaan yang megah dan futuristik ini tak hanya menawarkan koleksi buku yang lengkap, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari ruang baca yang nyaman, ruang anak, ruang diskusi, area komputer, hingga ruang pameran yang dapat dimanfaatkan komunitas dan masyarakat umum.
Dengan capaian tersebut, Perpustakaan Kota Tangerang kini tak sekadar menjadi tempat membaca, melainkan ruang publik baru yang menghidupkan semangat belajar dan kreativitas warga.***










