Kembalikan Marwah Banten Lama, Wali Kota Serang Siap Hidupkan Lagi Kanal Bersejarah Jadi Ikon Wisata
KOTA SERANG — Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan kanal-kanal di kawasan Banten Lama dengan mengembalikan fungsi aliran sungai dan kanal sesuai luasan serta peruntukannya. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya penataan kawasan bersejarah sekaligus pengendalian lingkungan di wilayah Banten Lama.
Budi Rustandi mengungkapkan, sejak masa Kesultanan Banten, sungai dan kanal di Banten Lama memiliki peran strategis sebagai jalur transportasi air, sistem pengendalian banjir, hingga penopang aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, seiring perjalanan waktu, fungsi vital tersebut mengalami degradasi akibat penyempitan alur, pendangkalan, serta perubahan peruntukan lahan di sekitar sungai dan kanal.
“Kita ingin mengembalikan fungsi sungai dan kanal sesuai luasan dan peruntukannya. Ini bukan hanya soal penataan, tapi juga mengembalikan marwah dan sejarah Banten Lama,” ujar Budi Rustandi saat memimpin rapat koordinasi penanganan banjir di Kota Serang, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kota Serang akan melakukan penataan secara menyeluruh, termasuk normalisasi dan revitalisasi aliran sungai di sekitar kawasan Banten Lama. Upaya ini dilakukan agar fungsi hidrologis sungai kembali optimal, sekaligus meminimalkan risiko genangan dan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.
Tak hanya fokus pada aspek lingkungan, Budi Rustandi juga mengusung visi besar menjadikan kanal-kanal yang telah dilebarkan sebagai kawasan pariwisata. Konsep ini terinspirasi dari pengelolaan kanal-kanal di Belanda yang tidak hanya berfungsi sebagai saluran air, tetapi juga menjadi daya tarik wisata dan ruang publik bagi masyarakat.
“Ke depan, kanal-kanal yang sudah kita tata dan lebarkan sesuai dengan datanya, akan kita jadikan area wisata. Masyarakat bisa menikmati kawasan kanal yang bersih, tertata, dan bernilai estetika, tanpa menghilangkan nilai sejarahnya,” jelasnya.
Ia menegaskan, pengembangan wisata kanal di kawasan Banten Lama akan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan tetap mengedepankan pelestarian cagar budaya. Dalam pelaksanaannya, pemerintah akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga para ahli sejarah dan tata ruang.
Budi Rustandi berharap, melalui pengembalian fungsi sungai dan kanal serta pengembangan wisata kanal tersebut, kawasan Banten Lama dapat kembali menjadi ikon Kota Serang yang membanggakan sekaligus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
“Kalau tertata dengan baik, Banten Lama bisa menjadi destinasi unggulan. Lingkungan tertata, sejarah terjaga, dan ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” pungkasnya. (DK/RED)***