Kota SerangPemerintahan

Banjir Surut, Ancaman Penyakit Mengintai: Wakil Wali Kota Serang Perintahkan Nakes Jemput Bola ke Warga Kasemen

KOTA SERANG – Pasca banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Kasemen, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bergerak cepat untuk mencegah ancaman krisis kesehatan yang kerap muncul setelah bencana. Para petugas kesehatan diminta tidak menunggu, melainkan aktif menjemput bola mendatangi warga terdampak.

Imbauan tegas itu disampaikan Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, saat meninjau langsung rumah-rumah warga yang masih terendam banjir di Lingkungan Cikedung, Kampung Keroya Permai, dan Keroya Indah. Ia juga memonitor operasional dapur umum korban banjir di Kecamatan Kasemen, Sabtu (3/1/2026).

Agis menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh bersifat pasif di tengah kondisi darurat. Menurutnya, kehadiran tenaga medis di lapangan menjadi kunci untuk memastikan keselamatan dan kesehatan warga.

“Petugas kesehatan harus turun langsung ke lapangan, mendatangi rumah-rumah warga dan lokasi pengungsian. Pastikan kondisi kesehatan masyarakat, terutama balita, lansia, ibu hamil, dan warga yang memiliki penyakit bawaan,” ujar Agis.

Ia mengingatkan, banjir bukan hanya meninggalkan genangan air, tetapi juga berpotensi memicu berbagai penyakit serius, mulai dari diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, hingga demam berdarah. Karena itu, deteksi dini dan penanganan cepat menjadi langkah krusial agar tidak terjadi lonjakan kasus penyakit.

Tak hanya itu, Agis juga menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Serang, puskesmas, serta seluruh tenaga medis untuk memastikan ketersediaan obat-obatan, vitamin, dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga terdampak.

“Jangan sampai ada warga yang sakit tapi tidak tertangani. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemkot Serang terus memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna menjamin kebutuhan dasar warga terdampak banjir, seperti logistik, air bersih, dan sanitasi, dapat terpenuhi secara optimal.

Melalui langkah jemput bola ini, Pemkot Serang berharap kondisi kesehatan warga Kecamatan Kasemen tetap terjaga dan potensi munculnya wabah penyakit pascabanjir dapat ditekan seminimal mungkin. (DK/RED)***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *