SERANG, BANTEN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencuri perhatian publik nasional. Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, duet kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah sukses mengoleksi 19 penghargaan dan prestasi bergengsi dari kementerian, lembaga negara, forum nasional, media massa, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Deretan capaian tersebut menjadi penanda kuat arah kinerja pemerintahan daerah yang menyentuh berbagai sektor strategis, mulai dari tata kelola keuangan, ketahanan pangan, pendidikan, hingga integritas dan keterbukaan informasi publik.
Penghargaan perdana diraih dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 30 April 2025 berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-9 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024. Raihan ini sekaligus dijadikan pijakan awal nilai integritas dalam mewujudkan visi Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi selama lima tahun masa kepemimpinan.
“Kami fokus pada peningkatan pengendalian internal yang masih belum optimal. Ini menjadi perhatian serius kami demi peningkatan kualitas laporan keuangan ke depan,” ungkap Andra Soni.
Tak berhenti di sana, apresiasi berikutnya datang dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Suyudi Ario Seto pada 1 Juli 2025 atas dedikasi Pemprov Banten dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menegaskan kuatnya sinergi antara Pemprov Banten dan jajaran kepolisian.
Pada 17–18 Juli 2025, Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) menganugerahkan tiga penghargaan sekaligus, yakni Pena Emas Tahun 2025, Kepala Daerah Terbaik Tata Kelola Pemerintahan Tingkat Provinsi, serta Kepala Daerah Terbaik Bidang Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik. Momentum ini dimaknai sebagai penguatan peran media massa sebagai ruang publik dan etalase potensi daerah.
Prestasi berlanjut pada 14 Agustus 2025, ketika Provinsi Banten meraih peringkat pertama kecukupan pangan atau Prevalence of Undernourishment (PoU) dari Badan Pangan Nasional. Banten berhasil menurunkan PoU hingga 2,55 persen, jauh melampaui capaian nasional 8,27 persen dan target RPJMN sebesar 5 persen. Pada waktu yang sama, Andra Soni juga menerima Lencana Melati Pramuka dari Presiden Republik Indonesia.
Pengakuan terus berdatangan. Mulai dari Best Motivation dari Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta SMA, Baznas Award 2025 kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Nasional, hingga Best Performance Leadership dalam Banten Achievement Tangerang Pos Award 2025.
Media Kabar Banten pun menobatkan Andra Soni sebagai Kepala Daerah Responsif, sementara Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah dinilai sebagai Pemimpin Daerah Inspiratif dan Peduli Sosial. Tak hanya itu, penghargaan juga diraih oleh Bunda PAUD Provinsi Banten, serta program Sekolah Gratis yang masuk finalis Anugerah RRI Awards 2025.
Memasuki akhir tahun, Pemprov Banten kembali mengukir prestasi melalui Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 dari Kementerian Dalam Negeri, predikat Pemerintah Daerah Terbaik Pertama FORPAK API oleh KPK, serta lonjakan peringkat nasional dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025.
Rangkaian penghargaan ditutup dengan penyematan Kepala Daerah Terbaik Tingkat Provinsi Bidang Pendidikan Karakter dan Penguatan Nilai Kebangsaan pada Apresiasi Bela Negara 2025.
Meski demikian, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir.
“Selagi masih ada masyarakat Banten yang lapar, tidak bisa bersekolah, jalannya rusak, bahkan kesehatannya masih belum terjamin, itu berarti kami masih harus bekerja keras. Dan kerja keras kami tidak akan dapat berjalan jika tidak ada dukungan semua pihak, terutama masyarakat Banten yang kami cintai,” tegas Andra Soni.***










