Kota SerangPemerintahan

Respons Cepat Pemkot Serang, Korban Sambaran Petir di Kasemen Terima Santunan dan Jaminan Pendidikan

KOTA SERANG – Duka mendalam akibat musibah sambaran petir di Kecamatan Kasemen mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Serang. Wali Kota Serang Budi Rustandi turun langsung menyerahkan bantuan sosial berupa santunan kematian dan luka berat kepada para korban, Selasa (30/12/2025).

Bantuan yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Dinas Sosial Kota Serang tersebut diberikan kepada sembilan keluarga korban. Dalam peristiwa tragis itu, empat orang meninggal dunia, yakni AH (48), SN (52), AW (37), dan RF (48). Sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka, masing-masing SM (27), BH (60), SY (55), AK (55), dan TH (44).

Penyerahan santunan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kasemen, sebagai bentuk kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat yang tengah berduka.

Dalam sambutannya, Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan bahwa pemerintah hadir tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memberikan penguatan moril agar keluarga korban tidak merasa sendirian menghadapi musibah.

“Pemerintah hadir agar Bapak dan Ibu sekalian tidak merasa sendiri. Saya turun langsung mengurus mulai dari rumah sakit hingga penjemputan jenazah, semuanya gratis, agar warga merasa diperhatikan,” ujar Budi Rustandi.

Ia mengungkapkan, bantuan tersebut disalurkan melalui mekanisme respons cepat. Meski di tengah padatnya agenda pemerintahan, dirinya langsung menginstruksikan jajaran terkait agar bantuan segera diproses.

“Ini semua serba dadakan. Malamnya saya ingat kejadian ini, langsung saya telepon Pak Sekda dan Inspektorat. Saya tidak mau tahu, besok bantuan harus dibagi. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Serang, M. Ibra Gholibi, menjelaskan bahwa masing-masing korban, baik yang meninggal dunia maupun mengalami luka berat, menerima santunan sebesar Rp10 juta dari BTT APBD Kota Serang.

Selain bantuan dari pemerintah daerah, Dinas Sosial juga tengah mengupayakan bantuan tambahan dari Kementerian Sosial yang direncanakan direalisasikan pada tahun anggaran berikutnya.

“Kami sudah mengusulkan bantuan ke Kementerian Sosial. Karena kejadiannya di akhir tahun, kita upayakan agar anggarannya bisa direalisasikan tahun depan,” jelas Ibra.

Tak berhenti pada bantuan materiil, Pemkot Serang juga menaruh perhatian pada masa depan pendidikan anak-anak korban. Pemerintah membuka peluang pendidikan gratis melalui program SD SR bagi anak-anak korban musibah.

“Bagi anak-anak korban yang masih usia dini atau sekolah dasar, silakan mendaftar di SD SR melalui Dinas Sosial pada tahun ajaran mendatang,” tambahnya.

Menutup kegiatan tersebut, Wali Kota Serang Budi Rustandi memohon doa dan dukungan masyarakat agar pemerintahan yang telah berjalan sepuluh bulan ini terus mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan selalu hadir di tengah warga, terutama saat musibah terjadi.

 

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *