Tangerang Selatan

Nataru 2026, Pemkot Tangsel Siagakan Ratusan Nakes dan Puluhan Ambulans di Titik Strategis

Tangsel – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Kesiapsiagaan ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat serta potensi kejadian kegawatdaruratan selama periode libur panjang. Kepala Dinkes Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan tetap beroperasi untuk melayani masyarakat.

“Kami memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik Puskesmas maupun Rumah Sakit tetap melayani masyarakat selama masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” kata Allin pada Kamis (25/12/2025).

Tak hanya mengandalkan puskesmas dan rumah sakit, Dinkes Kota Tangsel juga menurunkan tenaga kesehatan (nakes) ke sejumlah posko pelayanan kesehatan yang disiagakan di titik-titik strategis. Tercatat ada enam posko yang beroperasi, yakni Posko Fly Over Ciputat, Pamulang Square, Muncul, Bintaro Sektor 7, Living World Alam Sutera, dan German Centre.

Posko-posko tersebut mulai beroperasi sejak 23 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 dengan dukungan total 432 personel dan 66 unit ambulans.

“Posko dibagi 2 dan 3 shift dimana pada tanggal 24 dan 31 Desember 3 shift dengan rincian 54 personil dan 6 unit ambulans sedangkan sisanya 2 shift dengan rincian 36 personil dan 6 unit ambulans,” papar Allin.

Lebih lanjut, Allin menjelaskan bahwa selama masa libur dan cuti bersama Nataru, pelayanan puskesmas mengalami penyesuaian jam operasional, namun tetap mengutamakan layanan kegawatdaruratan. Puskesmas rawat inap tetap buka 24 jam, sementara puskesmas non rawat inap menyesuaikan jadwal pelayanan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Selain itu, Dinkes Tangsel juga memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjamin kesiapan layanan kesehatan. Kerja sama dilakukan dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Kementerian Kesehatan, rumah sakit swasta sebagai rujukan, Palang Merah Indonesia (PMI) terkait ketersediaan stok darah, hingga unsur Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan BPBD.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatandan kebersihan lingkungan, menghindari aktivitas beresiko tinggi, menjaga kebersihan lingkungan, mengikuti protokol kesehatan serta meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap bencana segera menghubungi layanan darurat kesehatan apabila membutuhkan pertolongan,” tutur Allin.***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *