Tangerang — Menyambut lonjakan arus penumpang pada musim libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), sejumlah sopir dan kondektur bus di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, menjalani tes urine dan pemeriksaan kesehatan secara serentak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan bebas dari risiko kecelakaan.
Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang Kombes Pol. Vivick Tjangkung menegaskan, tes urine tersebut merupakan upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang yang dapat membahayakan keselamatan penumpang selama perjalanan jarak jauh.
”Kami didampingi sejumlah pihak berwenang di sini melakukan tes urine dan cek kesehatan mendadak bagi para sopir dan kondektur bus yang akan melakukan perjalanan ke luar kota dari Terminal Poris Plawad. Ada sekitar 100 unit alat tes yang disiapkan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika yang dapat membahayakan penumpang selama perjalanan,” ujar Vivick, Selasa (23/12/2025).
Ia menambahkan, dalam kegiatan ini BNN Kota Tangerang menggandeng Polres Metro Tangerang Kota, Jasa Raharja, serta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) selaku pengelola terminal. Pihaknya memastikan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan sopir atau kondektur yang terindikasi positif menggunakan narkotika.
”Agenda tes urine sudah menjadi program rutin setiap tahun selama musim mudik dan musim libur akhir tahun seperti ini jadi semua sopir dan kondektur sangat kooperatif menjalani tes ini, semoga hasilnya sesuai yang diharapkan, tidak ada penyalahgunaan narkotika yang ditemukan,” tambahnya.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Pemkot menilai, tes urine dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan langkah krusial untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi umum selama periode Nataru.
”Kami sangat mendukung penuh pelaksanaan tes urine ini karena program ini sangat penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan para penumpang yang sebagian besar merupakan masyarakat Kota Tangerang itu sendiri,” pungkas Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Sumangku.***










