Tangerang — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong UMKM agar tumbuh lebih kuat dan mampu bersaing di pasar yang semakin ketat. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM), berbagai kemudahan diberikan sepanjang tahun 2025.
Tak sekadar pendampingan, Pemkot Tangerang menghadirkan program nyata berupa bantuan Standing Pouch Kemasan, Uji Nutrition Facts, hingga Uji Laboratorium Hygiene yang diberikan secara gratis kepada pelaku UMKM, khususnya di sektor pangan.
Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengungkapkan capaian program tersebut selama 2025. Sebanyak 80 UMKM menerima bantuan standing pouch kemasan, 49 UMKM memanfaatkan fasilitas uji nutrition facts, dan 14 UMKM mengikuti uji laboratorium hygiene.
”Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM, khususnya di sektor pangan, agar memenuhi standar keamanan pangan, memperkuat kepercayaan konsumen, serta membuka peluang masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk ritel modern dan marketplace nasional,” papar Suli, Kamis (18/12/25).
Melalui fasilitas ini, produk UMKM diharapkan tampil lebih profesional, aman dikonsumsi, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas. Pemerintah Kota Tangerang pun menargetkan agar UMKM lokal mampu naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Ke depan, Pemkot Tangerang memastikan program fasilitasi serupa akan terus dikembangkan agar semakin banyak UMKM yang merasakan manfaatnya.
Sebagai gambaran konsistensi dukungan tersebut, berikut rekap program yang telah berjalan:
Rekap Bantuan Standing Pouch Kemasan
2022: 130 UMKM
2023: 45 UMKM
2024: 55 UMKM
2025: 80 UMKM
Rekap Uji Nutrition Facts (Uji Nutrisi)
2022: 60 UMKM
2023: 60 UMKM
2024: 55 UMKM
2025: 49 UMKM
Rekap Fasilitasi Uji Laboratorium Hygiene
2024: 38 UMKM
2025: 14 UMKM
Melalui langkah strategis ini, Pemkot Tangerang optimistis UMKM lokal semakin percaya diri, berdaya saing, dan siap menembus pasar yang lebih luas.***










