Ibu, Pilar Bangsa dari Rumah hingga Kota: Pesan Menyentuh Wali Kota di Puncak Hari Ibu ke-97
Tangerang — Suasana penuh apresiasi dan haru mewarnai Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tingkat Kota Tangerang Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dan berlangsung di Selasar Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (17/12/2025).
Momentum tahunan yang diperingati setiap 22 Desember ini dimanfaatkan sebagai refleksi mendalam akan peran strategis ibu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang menegaskan bahwa ibu adalah madrasah utama dalam lingkungan terkecil masyarakat, yakni keluarga.
“Peringatan Hari Ibu yang kita laksanakan setiap tahun merupakan momentum penting untuk mengenang dan menghargai peran luar biasa perempuan dan para ibu dalam perjalanan bangsa. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini, perempuan Indonesia senantiasa hadir menguatkan keluarga, menggerakkan masyarakat, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa,” tutur Sachrudin.
Lebih jauh, Sachrudin menyoroti kontribusi perempuan di Kota Tangerang yang begitu nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Peran tersebut tidak hanya terbatas di ranah domestik, tetapi juga aktif di berbagai sektor sosial dan ekonomi.
“Para ibu tidak hanya hadir di dalam rumah sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya, tetapi juga aktif berkontribusi di tengah masyarakat, baik melalui PKK, Dharma Wanita Persatuan, berbagai organisasi perempuan, pelaku UMKM, kader kesehatan, kader keluarga berencana, hingga beragam kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif perempuan tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Tangerang yang berkelanjutan dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia.
Sachrudin juga menekankan bahwa pembangunan sejatinya tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur fisik, melainkan dari kekuatan karakter manusia dan keluarga yang dibangun di dalamnya.
“Di sinilah peran ibu-ibu Kota Tangerang menjadi sangat strategis, terutama dalam membentuk karakter generasi penerus, menanamkan nilai disiplin, kepedulian, serta semangat kebersamaan yang dimulai dari lingkungan keluarga,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota Sachrudin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Ibu sebagai energi kolektif untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
“Marilah kita jadikan semangat Hari Ibu sebagai energi bersama untuk membangun keluarga yang semakin tangguh, masyarakat yang peduli, serta Kota Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkas Sachrudin.***