KOTA TANGERANG —Kota Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dari ratusan daerah di Indonesia, Kota Tangerang sukses melaju ke tahap akhir penilaian Kota Pangan Aman yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, dan menjadi salah satu dari 23 kabupaten/kota terbaik se-Indonesia yang lolos ke babak krusial tersebut.
Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam menjamin keamanan pangan ditunjukkan melalui pemaparan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, yang berlangsung secara daring dari Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/12/2025). Paparan ini disampaikan di hadapan para juri nasional yang terdiri dari perwakilan BPOM RI, Kemenko Pangan RI, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Maryono menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat Pemkot Tangerang dalam pengawasan keamanan pangan.
“Komitmen ini kami wujudkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, kader, FKTS, BPOM, hingga seluruh instansi terkait yang tergabung dalam Keputusan Wali Kota Nomor 800/Kep.874-Dinkes/2023 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengawas Obat dan Makanan,” jelas Maryono.
Dengan jumlah penduduk mencapai 1,9 juta jiwa, tantangan pengawasan pangan di Kota Tangerang diakui tidak ringan. Namun, hal tersebut justru mendorong Pemkot Tangerang untuk terus melakukan penyesuaian kebijakan dan menghadirkan inovasi nyata demi menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
“Saat ini, Kota Tangerang telah memiliki 21 Pojok Uji Layanan Pangan yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat dan pelaku usaha. Kami juga terus mendorong pelaku usaha pangan, industri, dan sektor swasta untuk mengurus sertifikasi serta perizinan pangan segar dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” tambahnya.
Di penghujung paparannya, Maryono menyampaikan harapan besar agar seluruh kerja keras dan sinergi yang telah terbangun mampu membuahkan hasil terbaik pada penilaian nasional ini.
“Mudah-mudahan kerja bersama antara Pemkot Tangerang dan seluruh stakeholder ini dapat menghadirkan lingkungan pangan yang semakin aman, sehat, dan bermutu bagi seluruh warga Kota Tangerang,” pungkasnya.***










