Serang – Upaya Provinsi Banten memperluas jaringan kerja sama internasional kembali menunjukkan sinyal kuat. DPRD Provinsi Banten menerima kunjungan Delegasi Pemerintah Provinsi Zhejiang, Cina, di Ruang Ketua DPRD Provinsi Banten, Selasa (9/12/2025). Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi pintu awal peluang besar kerja sama ekonomi, perdagangan, budaya, hingga investasi strategis.
Ketua DPRD Provinsi Banten, H. Fahmi Hakim, dalam sambutannya memperkenalkan Banten sebagai provinsi yang relatif muda namun sarat potensi. Di usia 25 tahun sebagai provinsi termuda di Pulau Jawa, Banten dinilai siap melompat lebih jauh melalui kolaborasi internasional.
“DPRD Banten bersama Pemprov Banten terus mendorong pembangunan pertumbuhan ekonomi. Alhamdulillah, ekonomi Provinsi Banten hari ini sudah mencapai 33,5%. Namun kami ingin terus berlari agar dapat maju seperti Provinsi Zhejiang yang unggul dalam industri, ekonomi, serta budaya,” ujarnya.
Fahmi menekankan, kesamaan karakter geografis antara Banten dan Zhejiang yang sama-sama memiliki kawasan pesisir, menjadi modal kuat untuk mewujudkan kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan.
“Secara politik, parlemen kami mendukung investasi Cina ke Indonesia. Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat persahabatan serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Banten,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Persahabatan Rakyat Zhejiang, Wang Wenxu, melalui penerjemahnya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Ia juga menawarkan tiga langkah strategis untuk mempercepat realisasi kerja sama, yakni percepatan pertukaran informasi antar pemerintah provinsi, pembentukan platform pertukaran pandangan hukum, serta peningkatan konektivitas masyarakat dalam kegiatan bisnis dan perdagangan.
Dari sisi teknis investasi, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti, memaparkan fokus pembahasan yang mengarah pada investasi berkelanjutan. Mulai dari teknologi ramah lingkungan, industri logistik, pendidikan vokasi, hingga pengembangan sektor pariwisata menjadi prioritas utama yang ditawarkan.
Kehadiran Wali Kota Serang, H. Budi Rustandi, turut memberi warna dalam pertemuan tersebut. Sejak penyambutan delegasi hingga sesi diskusi, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Serang untuk terlibat aktif dalam penguatan hubungan internasional.
“Kota Serang sebagai ibu kota provinsi tentu menjadi etalase Banten. Karena itu, kami siap mendukung penuh setiap bentuk kolaborasi strategis, termasuk dengan Provinsi Zhejiang. Kerja sama ini bukan hanya untuk meningkatkan investasi, tetapi juga membuka peluang pendidikan, teknologi, dan lapangan kerja bagi masyarakat Kota Serang,” tegas H. Budi Rustandi.
Ia pun memastikan Pemkot Serang akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi, agar hasil kerja sama internasional tersebut tidak berhenti di atas meja pertemuan, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***










