Tigaraksa, 9 Desember 2025 — RSUD Tigaraksa kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan edukasi kesehatan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan yang digelar pada Selasa, 9 Desember 2025, di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dr. Mistuti Alawiyah dan mengangkat tema penting mengenai Demam Berdarah Dengue (DBD), penyakit yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia.
Dalam penyuluhan tersebut, dr. Mistuti memberikan penjelasan komprehensif mengenai DBD, mulai dari cara penularannya melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, kelompok masyarakat yang berisiko tinggi, hingga gejala-gejala khas seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, perdarahan, hingga potensi fase kritis dan komplikasi berat seperti dengue shock syndrome. Ia juga menekankan pentingnya penanganan awal yang tepat, seperti hidrasi cukup, istirahat total, dan pemantauan medis yang berkala.
Selain membahas penyakitnya, narasumber turut menguraikan langkah pencegahan efektif melalui gerakan 3M Plus: menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk. Upaya tambahan seperti budidaya ikan pemakan jentik, penggunaan larvasida, pemasangan kawat kasa, pemeliharaan kebersihan lingkungan, hingga perlindungan diri menggunakan kelambu, lotion anti-nyamuk, pakaian tertutup, dan peningkatan daya tahan tubuh juga menjadi perhatian dalam sesi penyuluhan.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Salah satu pertanyaan yang menarik perhatian yaitu terkait efektivitas fogging dalam mencegah DBD. Menanggapi hal tersebut, dr. Mistuti menjelaskan bahwa fogging “hanya membunuh nyamuk dewasa dan bukan solusi jangka panjang,” sehingga langkah utama tetap harus berfokus pada pemberantasan sarang nyamuk melalui 3M Plus agar pencegahan lebih optimal. Diskusi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan kepedulian peserta terhadap upaya perlindungan diri serta kebersihan lingkungan.
Kegiatan penyuluhan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap gejala dan risiko DBD sekaligus mengedukasi pentingnya tindakan pencegahan sejak dini. Ke depan, RSUD Tigaraksa berharap kegiatan serupa dapat terus memperkuat budaya hidup bersih dan sehat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, serta menekan angka kasus DBD di wilayah Tigaraksa dan sekitarnya.
Melalui edukasi berkelanjutan, RSUD Tigaraksa menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan promotif dan preventif yang berdampak nyata bagi kesehatan masyarakat. Semakin tinggi pemahaman masyarakat mengenai pencegahan DBD, semakin besar peluang terciptanya lingkungan yang aman dan sehat.
Untuk informasi lebih lengkap terkait layanan dan fasilitas RSUD Tigaraksa, masyarakat dapat menghubungi call center di nomor 0852-1361-7014, Instagram resmi @rsud.tigaraksa, atau melalui website rsudtigaraksa.tangerangkab.go.id.
Dengan tata nilai “TERBAIK”, RSUD Tigaraksa terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang. ***










