Kabupaten TangerangPemerintahan

Wabup Tangerang Ajak Warga Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih

TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak masyarakat Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, dan Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, untuk bergabung menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ajakan tersebut disampaikan saat Wabup Intan bersama Dandim 0510 Tigaraksa dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro meninjau lokasi pembangunan gedung KDMP di Desa Ciakar, Rabu (03/12/25).

“Alhamdulillah hari ini, saya bersama Pak Dandim, Bu Kadis Koperasi meninjau langsung lokasi Koperasi Merah Putih di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan. Saya mengajak seluruh warga Kecamatan Panongan buat datang ke sini untuk jadi anggota Koperasi Merah Putih Desa Ciakar,” ujar Wabup Intan.

Menurutnya, menjadi anggota KDMP memberikan banyak manfaat, terutama menjelang hari raya dan pergantian tahun.

“Jadi anggota Koperasi Merah Putih itu keuntungannya banyak sekali apalagi menghadapi hari raya dan bulan Ramadan,” jelasnya.

Ia juga berharap pembangunan gedung KDMP Desa Ciakar dapat berjalan lancar dan segera melayani masyarakat secara optimal.

“InsyaAllah gedung koperasi ini bisa selesai di tahun depan, di bulan Januari dan bisa langsung beroperasi melayani anggota serta warga Kecamatan Panongan nantinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa pembangunan gedung KDMP Desa Ciakar sepenuhnya dibiayai dan dikerjakan oleh BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara dengan bantuan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“PT. Agrinas Pangan Nusantara bertugas untuk membangun fasilitas fisik untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang meliputi gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya. Sedangkan TNI bertugas untuk melaksanakan percepatan pembangunan di lapangan, termasuk dalam persiapan lahan dan pemanfaatan jaringan hingga tingkat desa,” jelas Anna.

Ia menegaskan bahwa pembangunan gedung KDMP tidak menggunakan dana CSR.

“Pembangunan ini tidak menggunakan bantuan dana CSR. Bantuan CSR itu hanya untuk modal pengadaan sembako, gas elpiji dan barang kebutuhan pokok lainnya, bukan untuk pembangunan gedung Kopdes Merah Putih,” tegasnya. ***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *