Kota Tangerang

Pelatihan KIM Volume 4 Ditutup, Fokus pada Aksi Nyata dan Pembuatan Konten Digital

TANGERANG — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang resmi menutup rangkaian Pelatihan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Volume 4 Tahun 2025, yang diikuti oleh seluruh anggota KIM dari 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Pelatihan berlangsung di Patio Puspem Kota Tangerang, Rabu (3/12/25), dan menjadi penutup materi pelatihan sepanjang tahun 2025.

Berbeda dari Volume 3 yang menitikberatkan pada teori public speaking dan konsep afiliator, pelatihan kali ini menekankan praktik langsung, terutama dalam pembuatan konten video untuk afiliasi.

Ketua Tim Pengembangan Kemitraan Komunikasi Publik, Fitri Yulia Firdaus, menegaskan bahwa pelatihan Volume 4 dirancang sebagai tahap eksekusi nyata dari seluruh wawasan yang telah diberikan sebelumnya.

“Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari KIM Volume 3. Kalau kemarin di Volume 3 kita memberikan informasi terkait public speaking dan afiliator, hari ini adalah praktiknya untuk bisa membuat video sebagai afiliator,” ujar Fitri.

Diskominfo Kota Tangerang menargetkan manfaat jangka panjang dari pelatihan ini. Fitri berharap para anggota KIM dapat berperan sebagai Training of Trainer (ToT) bagi masyarakat di lingkungan masing-masing, sehingga pengetahuan digital yang mereka peroleh dapat tersebar lebih luas.

“Saya berharap KIM yang ada di Kota Tangerang bisa tetap solid, selalu aktif untuk menyebarluaskan informasi dari pemerintah untuk masyarakat atau sebaliknya dari informasi dari masyarakat ke Pemerintah Kota Tangerang,” seru Fitri.

Pelatihan praktik dipandu langsung oleh praktisi digital Pakhrozi Wilyanwar, atau yang akrab disapa Bang Willy. Ia memastikan peserta memahami teknik pembuatan konten sekaligus membangun mindset yang tepat sebagai afiliator digital.

“Sesi praktik ini sangat krusial, karena dibagi dua sesi, kemarin fokus di teorinya saja. Di pertemuan kedua ini, kita bikin tentang praktik langsung. Saya inginnya teman-teman KIM di sini bisa langsung dari bikin konsep sampai upload video, sudah bisa semua,” jelasnya.

Bang Willy menegaskan bahwa kemampuan afiliasi digital bisa menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terlebih di tengah tantangan lapangan pekerjaan saat ini.

“Semoga teman-teman KIM yang mengikuti pelatihan ini bisa menyebarkan ke teman-teman KIM yang ada di rumah atau teman-teman pemuda. Jadi biar lebih bermanfaat dan semoga bisa membantu teman-teman yang lagi pada kesusahan untuk mencari pekerjaan,” tutupnya.***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *