TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat benteng pertahanan kesehatan masyarakat. Melalui Dinas Kesehatan, Pemkot menggelar Workshop Penguatan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk investigasi wabah Avian Influenza atau flu burung, sebuah isu kesehatan yang kembali menjadi perhatian global.
Kegiatan yang mengusung konsep Investigasi Wabah Terpadu (joint outbreak investigation) dengan prinsip One Health ini menegaskan pentingnya keselarasan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan dalam menghadapi potensi wabah. Workshop tersebut diikuti oleh TGC Kota Tangerang, TGC Provinsi Banten, serta tim Zoonosi Kementerian Kesehatan.
Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, yang menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam memutus rantai penularan flu burung.
“Pendekatan One Health sangat penting untuk memutus rantai penularan. Mengendalikan Avian Influenza bukan hanya soal menemukan kasus, tetapi juga memastikan deteksi dini berjalan, informasi tersampaikan cepat, dan masyarakat mendapatkan edukasi yang tepat,”
ujar Herman saat membuka kegiatan di Hotel Golden Tulip, Selasa (2/12/2025).
Herman menambahkan bahwa tidak ada satu instansi pun yang dapat berdiri sendiri dalam menangani wabah. Menurutnya, respons terhadap penyakit seperti flu burung harus melibatkan berbagai pihak—mulai dari sektor kesehatan manusia dan hewan, rumah sakit, laboratorium, Puskesmas, Puskeswan, hingga dukungan lembaga internasional dan pemerintah pusat maupun daerah.
“Workshop ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas TGC agar lebih profesional dan memiliki standar yang sama. Dengan komunikasi dan pelaporan yang terpadu, kolaborasi lintas sektor akan berjalan lebih efektif,” tambahnya.
Melalui penerapan prinsip One Health, TGC diharapkan dapat melaksanakan respons yang selaras dengan protokol nasional dan rekomendasi internasional. Herman menegaskan pentingnya soliditas dan kesiapan semua pihak dalam menjaga ketahanan kesehatan masyarakat, baik di Kota Tangerang maupun di Provinsi Banten.
“Dengan kebersamaan dan komitmen semua pihak, kita membangun ketahanan kesehatan yang lebih kuat demi memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat,” tutup Herman.***










