TANGERANG – Sebuah ajakan tegas namun penuh kepedulian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat berdialog langsung dengan warga Perum Sudirman Indah, Selasa (02/12/25). Pertemuan yang berlangsung di GOR Perum Sudirman Indah itu menghadirkan suasana hangat, sekaligus memunculkan berbagai pesan penting yang membuat warga tersentak akan urgensi menjaga lingkungan di musim penghujan.
“Saya minta kepada warga kawasan Sudirman lebih peduli sampah, jangan buang sampah sembarangan. Budayakan pola hidup sehat di keluarga dan lingkungan, terlebih di saat musim penghujan sekarang ini,” pinta Wabup Intan.
Dialog tersebut dihadiri pula oleh anggota DPR RI H. Andi Ahmad Dara, anggota DPRD Kabupaten Tangerang Nur Rojab, serta Camat Tigaraksa Cucu. Pertemuan ini tak hanya menjadi ruang silahturahmi, tetapi juga wadah untuk menyerap berbagai aspirasi warga.
“Kami bersama Pak H. Andi Ahmad Dara dari Komisi XI DPR RI, anggota DPRD, Bapak Rojab dan Pak Camat Cucu, hadir di sini di Perum Sudirman untuk sama-sama mendengar dan menyerap aspirasi-aspirasi warga dan juga sosialisasi program pembangunan, tadi disinggung juga sedikit terkait judi online,” ujarnya.
Wabup Intan menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan warga.
“Kehadiran kami semua merupakan bukti bahwa pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar dan menyerap aspirasi warga. Semoga apa yang tadi disampaikan dapat kami upayakan. Kami juga mohon peran aktif, dukungan dan sinerginya untuk kelancaran pembangunan daerah,” tandasnya.
Tak berhenti di situ, Intan juga berjanji memberikan dukungan fasilitas bagi kelompok pengelola sampah di kawasan tersebut.
“Kalau ada kelompok pengelola sampah di sini, tolong sampaikan. Kami siap bantu, misal ada yang butuh timbangan atau apa tolong sampaikan, nanti kami akan bantu,” ucapnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XI, H. Andi Ahmad Dara, mengingatkan warga penerima bantuan sosial agar berhati-hati dalam memanfaatkan fasilitas pemerintah.
“Bagi bapak ibu penerima bantuan dari pemerintah seperti PKH atau yang lainnya, harus bijak dan musti berhati-hati. Sewaktu-waktu bisa dihentikan bantuannya tanpa pemberitahuan, karena terindikasi dengan judol, judi online,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan mendesak warga Perum Sudirman Indah.
“Kami hadir untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Ambulan dan perbaikan drainase yang tadi disampaikan adalah kebutuhan mendesak, dan kami akan mendorong agar hal ini segera mendapat perhatian,” katanya.***










