SERANGKOTA – Siapa sangka, hari biasa bagi Pak Usman berubah menjadi momen tak terlupakan. Senyum sumringah tak bisa ia sembunyikan ketika rumah sederhananya di Kampung Kepandean, Kelurahan Kagungan, didatangi tamu istimewa: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Serang, Arfina Rustandi.
Tenaga harian lepas atau Office Boy (OB) di Disdukcapil Kota Serang itu tidak pernah membayangkan bahwa perjuangannya berjalan kaki setiap hari menuju kantor bakal mendapat perhatian langsung dari istri Wali Kota Serang tersebut. Arfina datang membawa hadiah yang membuat Usman tak kuasa menahan haru—satu unit sepeda kayuh baru untuk alat transportasi hariannya.
"Mengetahui beliau harus jalan kaki setiap hari untuk mencari nafkah, kami berinisiatif membelikan sepeda. Tujuannya sederhana, agar mempermudah mobilitas dan kerjanya jadi lebih semangat," ujar Arfina.
Tak memilih sepeda listrik, Arfina sengaja memberikan sepeda kayuh konvensional. Alasannya praktis: mudah dirawat dan tidak membuat Usman terbebani risiko kehabisan baterai di tengah perjalanan jauh menuju tempat kerja.
Namun, pertemuan ini bukan lahir begitu saja. Semuanya bermula dari cerita tentang sang anak. Usman sebelumnya datang ke kantor PKK Kota Serang untuk meminta bantuan. Putranya tertahan di rumah sakit pasca-imunisasi karena kendala biaya administrasi. Arfina, yang mendapat laporan tersebut, langsung bergerak cepat tanpa menunda.
"Kemarin kita bantu urus administrasinya agar bisa keluar, karena memang kondisinya membutuhkan bantuan biaya. Alhamdulillah sudah selesai," jelasnya.
Dari sanalah ia mengetahui bahwa Usman setiap hari berjalan kaki untuk bekerja. Bantuan sepeda kemudian diberikan sebagai solusi tambahan agar beban hidupnya kian ringan.
Arfina menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai mitra pemerintah daerah. Ia memegang teguh prinsip menghadirkan kemudahan bagi warga Kota Serang yang sedang mengalami kesulitan.
"Prinsipnya, kalau ada masyarakat Kota Serang yang mengalami kesulitan, kita bantu dan kita permudah. Ini bentuk kehadiran kami untuk warga," tegas Arfina.
Bantuan ganda berupa pelunasan biaya medis dan hadiah sepeda baru itu benar-benar melegakan hati Usman. Kini ia bisa bernapas lebih lega dan kembali fokus mencari nafkah tanpa harus menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki setiap hari.
"Saya berterima kasih kepada Pak Wali dan Ibu Wali. Biasanya saya jalan kaki, sekarang alhamdulillah sudah ada kendaraan untuk berangkat kerja. Perasaannya tentu senang," ungkapnya dengan penuh syukur.***