TANGERANG – Suasana Gedung Nyimas Melati mendadak berubah lebih hangat dan penuh rasa ketika Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangerang menggelar lomba baca puisi dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26, Selasa (25/11/25). Namun kali ini, bukan sekadar perlombaan—melainkan upaya membangkitkan kembali kecintaan terhadap sastra Indonesia, khususnya di kalangan anggota DWP.
Dengan tema parenting anak, lomba ini menghadirkan makna mendalam tentang peran seorang ibu dalam mendidik, membimbing, dan mencerdaskan generasi penerus. Tema tersebut juga senada dengan fokus utama HUT DWP ke-26 yang menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembentukan karakter anak.
Ketua DWP Kota Tangerang, Yayat Sugiarti Herman, mengungkapkan bahwa ajang ini membuka mata banyak pihak bahwa ternyata banyak anggota DWP yang memiliki bakat terpendam dalam dunia baca puisi.
“Ini baru pertama kali DWP Kota Tangerang melaksanakan lomba puisi. Saya ingin menggali dari ibu-ibu semua dan ternyata banyak yang berbakat dalam pembacaan puisi,” ujar Yayat.
Lomba ini diikuti oleh para Ketua DWP dari masing-masing dinas dan badan di lingkungan Pemkot Tangerang, dengan persyaratan khusus yaitu peserta berstatus nonASN, nonP3K, dan nonTHL.
“Mungkin puisi ini sekarang sudah mulai memudar, makanya saya akan membangkitkan kembali puisi, atau kita lebih cinta sastra Indonesia, yang juga berhubungan dengan tema HUT DWP, yaitu mengenai parenting dan mencerdaskan anak,” ucapnya.***










