Serang – Memasuki hari kedelapan Operasi Zebra Maung 2025, personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten melaksanakan kegiatan penegakan hukum sekaligus edukasi keselamatan berlalu lintas di sejumlah titik rawan pelanggaran. Sejak pagi, personel telah bersiaga untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, pemeriksaan kendaraan, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten, AKBP Himawan Aji Angga, memberikan arahan langsung kepada personel di lapangan mengenai prioritas pelaksanaan operasi.
“Hari ini kita melaksanakan Operasi Zebra Maung 2025 di 3 lokasi yang menjadi titik padat aktivitas masyarakat. Prioritas kita tetap pada penindakan terhadap delapan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan, namun tetap dilakukan secara humanis dan profesional,” ujar Kasubdit Gakkum.
Dalam pelaksanaannya, petugas masih menemukan berbagai pelanggaran lalu lintas, mulai dari pengendara yang tidak menggunakan helm, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga ditemukan pengendara di bawah umur. Para pelanggar diberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara, disertai tindakan penegakan sesuai aturan yang berlaku.
AKBP Himawan Aji Angga kembali menegaskan bahwa tujuan utama operasi ini bukan semata penindakan, melainkan membangun kesadaran masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan. Operasi ini bukan untuk menakuti, tapi untuk menyelamatkan. Kami akan terus hadir di titik-titik yang berpotensi menimbulkan pelanggaran dan kecelakaan,” tegasnya.
Pelaksanaan Operasi Zebra Maung 2025 pada hari kedelapan berjalan lancar dengan kondisi arus lalu lintas yang relatif tertib. Ditlantas Polda Banten memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan hingga akhir masa operasi demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Banten. ***










