SMKN 12 Kabupaten Tangerang resmi membuka kegiatan Industrial Gathering & Edu Fair 2025, sebuah inisiatif strategis yang bertujuan memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi, dunia usaha, dunia industri, dan perguruan tinggi. Acara yang digelar pada Kamis (20/11/2025) ini mendapat respons positif dari ratusan peserta, mulai dari siswa, tenaga pendidik, hingga perwakilan lembaga pendidikan dan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai forum ini mampu menjembatani kebutuhan dunia industri dengan kompetensi lulusan sekolah kejuruan.
“Industrial Gathering & Edu Fair merupakan forum strategis bagi peserta didik dalam memahami secara langsung dinamika kebutuhan industri. Kegiatan ini menunjukkan komitmen sekolah dalam mencetak SDM kompeten yang siap bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari Anggota DPRD Provinsi Banten, Muhlis, S.H., yang menilai SMKN 12 Kabupaten Tangerang terus menunjukkan perkembangan dalam membangun kemitraan dengan sektor industri.
“Program ini mencerminkan keseriusan SMKN 12 dalam mempersiapkan lulusan yang unggul dan adaptif. Kemitraan yang terbangun menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan,” ujarnya.
Di sisi lain, Camat Legok, H. M. Yusuf Fahroji, S.STP., M.Si., turut menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi di wilayah Legok.
“Kami dari Kecamatan Legok sangat mengapresiasi penyelenggaraan Industrial Gathering & Edu Fair 2025. Ini bukan hanya memperluas wawasan siswa terhadap peluang kerja dan pendidikan lanjutan, tetapi juga memperkuat hubungan antara sekolah dan para pemangku kepentingan. Kami berharap momentum ini mampu mendorong lahirnya generasi muda yang berdaya saing dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Camat Legok juga berharap kegiatan serupa dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain sebagai upaya memperluas dampak positif kolaborasi pendidikan dan industri.
Acara berlangsung kondusif dan produktif, serta diharapkan menjadi titik awal penguatan hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan dunia industri di Kabupaten Tangerang dalam menghadapi persaingan pasar kerja yang semakin kompetitif. ***










