Selasa, 6 Oktober 2026

Meutya Hafid: Perempuan Pelaku UMKM adalah Pahlawan Ekonomi Keluarga

BAGIKAN:
Meutya Hafid: Perempuan Pelaku UMKM adalah Pahlawan Ekonomi...
0
Meutya Hafid: Perempuan Pelaku UMKM adalah Pahlawan Ekonomi Keluarga

Deli Serdang, 9 November 2025 – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), UMKM berkontribusi sebesar 61,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional serta menyerap 97 persen dari total tenaga kerja.

Dari jumlah tersebut, 64,5 persen atau sekitar 37 juta UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Fakta ini menunjukkan besarnya peran perempuan dalam menopang perekonomian bangsa.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut para perempuan pelaku UMKM sebagai pahlawan masa kini karena telah memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

“Ibu-ibu ini semua pahlawan karena membantu ekonomi negara, membantu keluarga,” ujar Meutya dalam forum Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Digital Kuat, Ekonomi Meningkat, Ibu-Ibu Mekaar Pahlawan Keluarga Hebat” di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (8/11/2025).

Meutya juga mengapresiasi keberanian para pelaku UMKM, khususnya perempuan, yang tetap berusaha memulai bisnis meski dengan modal terbatas.

“UMKM, apalagi yang mikro, itu lah orang-orang paling berani. Uangnya di tabungan tidak banyak tapi berani mengeluarkan modal untuk usaha, memutar uangnya sehingga ekonomi negara bergerak,” tuturnya.

Lebih lanjut, Meutya mendorong para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan usaha dengan memanfaatkan teknologi digital agar dapat memperluas jangkauan pasar.

“Digitalisasi itu membuat percepatan, kita berharap penjualan ibu-ibu bisa meningkat kalau menggunakan platform digital,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan memfasilitasi berbagai pelatihan pemasaran digital untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing para pelaku UMKM di era modern.

Menurut Meutya, semangat juang perempuan pelaku UMKM merupakan energi penting yang menjaga perekonomian Indonesia tetap tangguh di tengah berbagai tantangan global. ***

Pasar Anyar Jadi Pusat Perhatian Nasional, Ribuan Orang Turun Tangan di Gerakan Jumat Bersih Serentak
Artikel Selanjutnya

Pasar Anyar Jadi Pusat Perhatian Nasional, Ribuan Orang Turun Tangan di Gerakan Jumat Bersih Serentak

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 10 November 2025, 10:31 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB