Kabupaten TangerangKesehatan

Puskesmas Sukatani Lakukan Supervisi Fasilitatif ke Praktik Bidan Mandiri

SUKATANI, November 2025 — Dalam upaya menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan kebidanan di wilayah kerja, Puskesmas Sukatani melaksanakan kegiatan Supervisi Fasilitatif (Sufas) ke sejumlah Praktik Bidan Mandiri (PBM) yang tersebar di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa pelayanan kebidanan yang diberikan oleh bidan mandiri telah sesuai dengan standar profesi, prosedur tetap, serta peraturan yang berlaku, khususnya dalam hal perawatan kehamilan, persalinan, nifas, dan pelayanan keluarga berencana (KB).

Pelaksanaan supervisi dilakukan oleh tim dari Puskesmas Sukatani yang terdiri atas Bidan Koordinator, petugas pengelola mutu pelayanan, Promosi Kesehatan, serta Kesehatan Lingkungan. Tim melakukan kunjungan langsung ke tempat praktik bidan untuk menilai aspek administrasi, memeriksa sarana dan prasarana, serta memberikan pelatihan teknis terkait pelayanan kebidanan.

Dalam kegiatan tersebut, tim Puskesmas juga memberikan pendampingan dan masukan konstruktif kepada para bidan praktik mandiri, terutama mengenai penerapan standar keselamatan pasien, sistem pelaporan, serta mekanisme rujukan bagi ibu dan bayi dengan risiko tinggi.

Kepala Puskesmas Sukatani, dr. Endah Dwi Putrianti, MARS, menegaskan bahwa kegiatan supervisi fasilitatif bukan sekadar penilaian, melainkan sarana pembinaan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

“Supervisi fasilitatif ini merupakan bentuk kemitraan antara Puskesmas dan bidan mandiri. Tujuannya adalah agar pelayanan kebidanan di masyarakat tetap aman, berkualitas, dan sesuai standar. Kami ingin semua bidan menjadi mitra aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak,” ujar dr. Endah Dwi Putrianti, MARS.

Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi lintas sektor antara Puskesmas, bidan mandiri, serta perangkat desa dalam memperkuat sistem rujukan kegawatdaruratan ibu dan bayi.

Puskesmas Sukatani berkomitmen untuk terus melaksanakan pelatihan berkelanjutan bagi seluruh tenaga kesehatan, termasuk bidan praktik mandiri, agar pelayanan kesehatan di wilayah kerja tetap profesional, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *