Tangerang – Di tengah padatnya rutinitas kerja dan kesibukan harian, banyak orang tua tanpa sadar mulai kehilangan momen berharga bersama anak. Padahal, kebersamaan sederhana seperti mengobrol, bermain, atau makan bersama memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang dan kebahagiaan anak.
Psikolog keluarga dr. Laila Rahmawati, M.Psi mengatakan, kesibukan bukan alasan untuk mengabaikan waktu bersama anak.
“Orang tua sering berpikir bahwa yang penting sudah memenuhi kebutuhan materi. Padahal, yang paling dibutuhkan anak adalah kehadiran emosional — perhatian, pelukan, dan waktu berkualitas,” ujarnya, Minggu (2/11/25).
Menurutnya, anak yang jarang mendapat perhatian bisa merasa kesepian dan cenderung mencari pelarian melalui gawai atau lingkungan luar yang belum tentu positif. “Anak bisa kehilangan kedekatan dengan orang tuanya jika setiap interaksi hanya terjadi lewat perintah atau teguran,” tambahnya.
Namun, meluangkan waktu untuk anak bukan berarti harus menghabiskan berjam-jam. Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan di tengah kesibukan, antara lain:
- Bangun komunikasi kecil setiap hari, seperti menanyakan kabar sekolah atau perasaan anak.
- Libatkan anak dalam aktivitas rumah, misalnya memasak bersama atau beres-beres kamar.
- Jadwalkan waktu tanpa gawai, meski hanya 15–30 menit, untuk benar-benar fokus bersama.