Pemkot Serang Jajaki Investasi Besar dari Malaysia untuk Wujudkan Kota Serang Bebas Krisis Air Bersih
Saat ini, lanjut Nur Agis, kontribusi Perumdam Tirta Madani terhadap PAD baru sekitar Rp700 juta per tahun. Namun, dengan adanya investasi ini, ia optimistis potensi pendapatan daerah akan melonjak signifikan.
“Semakin banyak pemasangan pipa dan pelanggan yang terlayani, maka semakin besar pula potensi peningkatan PAD, serta masyarakat Kota Serang akan lebih mudah mengakses air bersih,” katanya.
Data menunjukkan, cakupan layanan air bersih di Kota Serang baru mencapai 5 persen, jauh dari target nasional 90 persen pada tahun 2030. Melalui kolaborasi internasional ini, Pemkot Serang berharap percepatan pembangunan jaringan air bersih bisa segera terwujud.
“Target kita tahun 2030 bisa mencapai 90 persen. Saat ini baru 5 persen, karena terkendala pada ketersediaan air baku dan jaringan pipa. Dengan adanya kerja sama ini, kami harap cakupan bisa meningkat lebih cepat,” pungkasnya.
Jika investasi Malaysia ini benar-benar terealisasi, Kota Serang berpotensi melangkah menuju era baru: dari krisis air bersih menuju kemandirian sumber daya air yang berkelanjutan.