Senin, 5 Oktober 2026

Petugas Damkar Latih Pekerja Difabel di UMKM Manisss Food Tangani Kebakaran, Gunakan Bahasa Isyarat!

BAGIKAN:
Petugas Damkar Latih Pekerja Difabel di UMKM Manisss Food Ta...
0
Petugas Damkar Latih Pekerja Difabel di UMKM Manisss Food Tangani Kebakaran, Gunakan Bahasa Isyarat!

TANGERANG – Ada pemandangan tak biasa di UMKM Manisss Food, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Minggu (12/10/2025). Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Ciledug, BPBD Kota Tangerang, tampak sibuk memberikan pelatihan penanggulangan kebakaran bagi para pekerja.

Namun, kali ini bukan pelatihan biasa — sebab peserta yang dilatih sebagian besar adalah difabel tunarungu.

Pelatihan ini menyasar para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sehari-hari berinteraksi dengan aktivitas masak-memasak dan memiliki risiko tinggi terhadap bahaya kebakaran.

Salah satunya adalah UMKM Manisss Food, produsen camilan peyek yang telah beroperasi sejak tahun 2020 dengan 20 orang pekerja difabel. Tantangan pun muncul bagi para petugas Damkar yang harus menyampaikan materi dengan cara yang berbeda.

Petugas menggunakan bahasa isyarat dan demonstrasi berulang agar para pekerja dapat memahami dengan baik setiap langkah penanganan kebakaran.

“Menjadi tantangan bagi kami untuk mampu memberikan ilmu penanggulangan kebakaran kali ini,” ujar Petugas UPT Damkar Ciledug, Barasetio, saat ditemui di lokasi.

Pada awal pelatihan, para pekerja tampak panik ketika api sengaja dinyalakan untuk simulasi. Namun, berkat kesabaran dan ketelatenan petugas, para peserta akhirnya mampu mengikuti instruksi dengan baik hingga berhasil melakukan pemadaman api secara mandiri.

Materi yang diberikan meliputi cara memadamkan api menggunakan karung basah hingga penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Tak hanya itu, para pekerja juga dilatih untuk tetap tenang saat menghadapi kebocoran gas, serta memahami langkah-langkah penanganannya agar terhindar dari ledakan.

Dari Sawah ke Pabrik: Peran Agroindustri dalam Hirilisasi Pertanian sebagai  Kunci Ketahanan Pangan
Artikel Selanjutnya

Dari Sawah ke Pabrik: Peran Agroindustri dalam Hirilisasi Pertanian sebagai  Kunci Ketahanan Pangan

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 12 Oktober 2025, 18:46 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB