Gelorakan “Ayo Tangerang Langit Biru”, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Warga Wujudkan Generasi Bersih dan Peduli Lingkungan
TANGERANG – Suasana semarak mewarnai Lapangan Mini Soccer Cluster Abira Suvarna Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/10/25). Ribuan peserta dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam kampanye lingkungan bertajuk “Ayo Tangerang Langit Biru, Generasi Bersih”, yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI dan Pemerintah Provinsi Banten.
Gerakan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Tangerang untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi polusi udara, serta membangun gaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat modern yang serba cepat.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kampanye “Langit Biru” bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari gerakan nasional untuk menciptakan generasi masa depan yang cerdas dan peduli lingkungan.
“Kegiatan ini menjadi perhatian penting bagi kami untuk terus mengedukasi masyarakat agar hidup bersih dan sehat. Kami ingin melahirkan generasi pintar, cerdas, dan peduli lingkungan sebagai calon pemimpin masa depan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta yang telah aktif berkontribusi dalam program lingkungan dan sosial, termasuk Alam Sutera Group, yang mendukung kegiatan edukasi kebersihan, kesehatan masyarakat, serta pengelolaan sampah.
“Terima kasih kepada Alam Sutera yang telah memberikan kontribusi besar dalam urusan pendidikan, kesehatan, dan kebersihan lingkungan. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut di wilayah lainnya demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih dan sehat,” tambahnya.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri LHK Nurhadi Wardoyo menilai program “Langit Biru” merupakan langkah nyata Kabupaten Tangerang dalam mengimplementasikan mitigasi perubahan iklim dan pengendalian pencemaran udara. Ia menekankan pentingnya konsistensi pengelolaan sampah yang terintegrasi dan sesuai regulasi.
“Program ini menjadi titik balik bagi Kabupaten Tangerang dalam memperbaiki kualitas lingkungan secara menyeluruh. Kami mendorong agar pengelolaan sampah dilakukan secara konsisten, terintegrasi, dan sesuai regulasi untuk mencegah pembakaran sampah ilegal yang merusak udara,” ujarnya.